"Adit cita-citanya mau jadi apa? Adit mau jadi preman" begitulah jawaban sepupu saya kala itu saat usianya masih 3-4 tahun. Aneh juga waktu itu saya mendengarnya kok dia bisa punya keinginan jadi preman. Ternyata dia sering ikut ke pasar dengan ibunya dan melihat preman-preman di sana mendapatkan banyak uang dari pada penjual yang berjualan di kios-kios.

Bisnis yang bagus tapi bukan bisnis yang baik


Ngomongin preman, saya baru saja nonton film Preman Pensiun yang  tayang perdana pada tanggal 17 Januari 2019 produksi MNC Picture. Quote di atas adalah penggelan kalimat dari adegan di awal film saat Kang Muslihat (Mus) menyatakan akan berhenti dari bisnis tersebut pada anak buahnya.


Oh ya sebelum film ini tayang, sinetron Preman Pensiun sudah tayang terlebih dahulu di televisi sejak tahun 2015 lalu. Saya sih gak pernah nonton sinetronnya, tapi sering melihat orangtua saya menontonnya. Film dengan genre komedi ini dibintangi oleh Epy Kusnandar dan disutradarai oleh Aris Nugraha yang juga bertindak sebagai penulis skenario.


Kang Mus sebagai pimpinan preman setelah meninggalnya Kang Bahar otomatis anak buahnya tunduk padanya. Tokoh-tokoh lain yang mendukung film Preman Pensiun ini sebagian sama dengan sinetronnya antara lain Gobang, Mang Uu, Ujang, Murad dan Pipit.


Hal-hal Yang Menarik Pada Film Preman Pensiun


Saya gak akan memberikan spoiler filmnya secara lengkap kok, tenang aja :) Setelah menonton saya mengingat beberapa hal yang menarik ada pada adegan film.

Bisnis preman

Setelah menyatakan pensiun dari bisnisnya, Kang Mus dan anak buahnya menjalankan bisnisnya  masing-masing. Kang Mus sendiri berbisnis kicimpring buat orang Sunda pastinya gak asing lagi dengan makanan yang terbuat dari olahan singkong tersebut. Bisnis lainnya ada yang mengelola kios jaket dan ikan lele. 

Niat para preman untuk berubah patut diacungi jempol lho, meskipub harus melalui banyak rintangan untuk meninggalkan bisnis yang lama dan memulai bisnis barunya.

Adegan sambung menyambung

Nah ini yang menurut saya paling unik, di saat seorang tokoh bertanya, jawaban dari pertanyaan akan berpindah ke adegan lainnya sambung menyambung. Jadi, seperti ada loncat-loncat plot, misalnya dari adegan kang mus dan istrinya yang sedang mengobrol lalu tiba-tiba jawabannya ada di adegan lain. 

Preman juga manusia

Mungkin banyak orang berpikiran kalau preman itu sangar dan kasar. Jangan sangka loh mereka juga punya hati yang bisa sedih dan perhatian terhadap keluarganya. Salah satu contoh adegan saat Safira dijemput teman laki-lakinya yang bernama Rendi (Sadana Agung Komika) terlihat jelas wajah Kang Mus yang khawatir terhadap putri kesayangannya dan meminta anak buahnya menyampaikan pesannya untuk berhati-hati terhadap anak Muslihat. Kang Mus juga tidak tahan melihat Safira yang sedih karena diputuskan pacarnya.

Adegan sedih lainnya dari Kang Mus saat dia merasa tidak bisa mengurus anak buahnya dengan baik karena melakukan kesalahan dan kembali ke bisnis lamanya. Seumur-umur Kang Mus jadi preman belum pernah sekali pun menghilangkan nyawa orang lain. Nah kan preman juga manusia.


Aksi Kocak Murad Dan Pipit


Yang selalu bikin ngakak di film Preman Pensiun ini adalah tokoh Murad dan Pipit yang selalu tampil satu paket. Kamg Mus gak suka dengan panggilan nama Pipit yang punya nama sebenarnya Firman Syahfitra. Mungkin karena kebiasaan orang Sunda adanya pengulangan kata ya, dari Syafitra disingkat Fit lalu diulang manjadi Pipit.

Yang paling lucu itu adegan Murad melepaskan helm Pipit setelah turun dari motor. Ada ya preman yanng kaya gitu hahaha. Mereka itu kemana-mana selalu berdua sampai bekerja jadi security pun berdua. Kalau ada kenyataannya preman seperti itu kayanya orang gak akan takut ya.

Sebenarnya ada adegan lain yang bikin saya tertawa yaitu saat Mas Jon (saya lupa namanya tapi memiliki tampilan rambut seperti Dora) datang ke Bandung dan ingin berfoto bersama Super Hero di depan Gedung Merdeka, dia malah menemukan hantu, pocong, dan suster ngesot yang membuat dia lari ketakutan.


Buat saya yang kurang menyukai film komedi, Preman Pensiun bisa membuat saya tertawa dan terharu dengan jalan ceritanya. Gimana teman-teman mau nonton juga dong filmnya, yuk mumpung baru aja tayang masih anget-angetnya. Selamat menonton.