Kombinasi Vitamin Neurotropik Untuk Kurangi Gejala Kerusakan Saraf Tepi

Berapa lama temen-teman mengetik di laptop atau ponsel? Bagi Blogger atau pekerja yang biasa menggunakan barang-barang tersebut pasti betah berlama-lama berada di hadapannya. Pernah gak sih merasakan kebas atau kesemutan waktu mengetik? Hati-hati lho, bisa jadi ini gejala neuropati.

Tapi jangan salah, neuropati juga bisa dialami oleh ibu rumah tangga yang melakukan gerakan berulang seperti memasak, menjahit atau sering mengendarai motor. Wah, ini sering saya lakukan juga di rumah kecuali menjahit :)

Neuropati adalah kerusakan saraf yang disebabkan penyakit, gaya hidup, trauma atau komplikasi dari suatu penyakit.

Dari gambar berikut ini, kita bisa tahu apa aja sih gejala dari neuropati yang perlu diwaspadai, karena neuropati bisa menyebabkan kelumpuhan.


Penyebab Neuropati


Banyak hal yang bisa menyebabkan kita mengalami neuropati seperti cedera, diabetes, mengalami penyakit autoimun, obat-obatan, faktor gaya hidup sampai defisiensi vitamin yaitu kekurangan vitamin B12 dan beberapa vitamin B lainnya.

Sudah cukupkah konsumsi vitamin B-mu? Karena setiap vitamin B terbukti bisa memperbaiki kesusakan saraf tepi.

Tiga Vitamin B di bawah ini penting sekali dikonsumsi untuk memperbaiki kerusakan saraf tepi :

Vitamin B1 merupakan salah satu vitamin yang dapat merubah karbohidrat menjadi energi bagi tubuh, otak dan sistem saraf. Kekurangan vitamin B1 menyebabkan penyakit beri-beri.

Vitamin B6 nutrisi penting untuk fungsi darah, kulit, dan sistem saraf pusat. Kekurangan vitamin ini menyebabkan anemia. Mengonsumsi vitamin ini dapat meningkatkan transmisi saraf.

Vitamin B12 merupakan vitamin yang larut dalam air yang berguna untuk menghasilkan sel darah merah, Memulihkan dan menjaga sel saraf dari kerusakan.

Kalau dalam satu waktu mengonsumsi ketiga vitamin B tersebut, rasanya jadi PR banget ya. Ada gak sih satu vitamin saja yang sudah mengcover ketiga vitamin tersebut? Jawabannya ada, dan sudah diuji melalui Studi Klinis NENOIN.

Studi Klinis NENOIN 2018

Dari ketiga vitamin B tersebut jika dikombinasikan bisa mengurangi gejala kerusakan saraf tepi. Informasi ini saya dapatkan pada press conference pengumuman   mengenai Studi Klinis Terbaru NENOIN : Kombinasi Vitamin Neurotropik Terbukti Kurangi Gejala Kerusakan Saraf Tepi yang saya hadiri pada hari Jum'at, 16 Maret 2018 di Hotel Borobudur - Singosari Room.



Hasil studi menyatakan kombinasi Vitamin Neurotropik memiliki profil toleransi yang baik sehinga aman untuk dikonsumsi jangka panjang. Studi didukung oleh PT. Merck Tbk, melalui brand Neurobion.

Menurut dr. Manfaluthy Hakim, Sp.S(K) dari Ketua Kelompok Studi Neurofisiologi dan Saraf Tepi PERDOSSI Pusat, kombinasi vitamin neurotropik menunjukkan hasil yang baik terhadap gejala neuropati. Hasilnya  dapat dilihat mulai dari minggu kedua setelah pemakaian rutin. Vitamin Neurotropik tidak hanya mencegah juga bisa mengurangi gejala saraf tepi yang dialami.

Pada kesempatan itu juga hadir Prof. Dr. Rima Obeid dari Saarland University Hospital - Jerman. Beliau mengatakan mengonsumsi kombinasi Vitamin Neurotropik lebih efektif dalam mencegah dan mengatasi penyakit neuropati dibandingkan dengan mengonsumsi vitamin Neurotropik tunggal.

Sedangkan Holger Guenzel, Direktur Divisi Consumer Health PT. Merck Tbk yang mempunyai komitmen mewujudkan kualitas masyarakat yang lebih baik dan sehat lebih lama. MERCK akan terus berkontribusi menyebarkan edukasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait kesehatan saraf tepi dengan menyediakan produk berkualitas tinggi dengan ikut serta dalam studi klinis NENOIN.

Dari hasil studi yang dilakukan di 9 kota besar di Indonesia selama 12 minggu ditemukan pengurangan gejala neuropati yang drastis seperti :

  • Rasa sakit berkurang
  • Rasa terbakar berkurang
  • Rasa kesemutan berkurang
  • Rasa baal  atau kebas berkurang



Merck yang mendukung studi klinis NENOIN juga berkomitmen untuk mengkampanyekan kesadaran masyarakat tentang neuropati melalui beberapa kegiatan seperti melatih saraf untuk mengurangi neoropati dengan senam Neuro Move dan konsultasi serta melakukan pengecekan kesehatan saraf untuk masyarakat - Ibu Anie Rachmayani (Associate Director Marketing Consumer Health, PT Merck Tbk)

Sudah Sehatkah Sarafmu?

Untuk mengecek apakah saraf kita sudah sehat atau belum ada tiga cara untuk mengetahuinya yaitu :
  1. Rasakan tanda-tanda yang diberikan oleh tubuh dengan mengetahui gejala neuropati.
  2. Pelajari tubuhmu dengan memahami fungsi saraf untuk menjaga kesehatan saraf.
  3. Menjaga saraf dalam aktivitas keseharian dengan menghindari pekerjaan yang berulang di posisi yang tidak nyaman, olahraga dengan teratur, kurangi konsumsi manis bagi penderia diabetes, dan menurunkan berat badan.

Saya sempat mengikuti tes apakah memiliki risiko neuropati dengan menjalani beberapa pengecekan  menggunakan alat seperti :

  • Hammer untuk cek refleks patela atau tulang lutut. Alatnya memang seperti palu yang dipukulkan pada lutut, jika punya refleks yang bagus maka otomatis kaki akan berayun sendiri.
  • Garpu tala untuk mengetahui sensitivitas pada rangsangan. Garpu tala akan digetarkan, saya diminta untuk memberitahukan saat semua getaran hilang.
  • Monofilamen untuk mengecek sensitivitas sentuhan. Alatnya seperti kawat yang ditekan pada telapak kaki. Saat alat tersebut disentuhkan pada beberapa bagian telapak kaki seharusnya kita merasakannya.
Waktu dicek, petugasnya sempat menanyakan apak kaki saya pecah-pecah? Gak pecah-pecah sih untungnya. Mungkin hal tersebut ditanyakan untuk mengetahui kondisi kaki seseorang yanga kan melakukan pengecekan ya. Allhamdulillah hasil tes saya normal dan tidak berisiko neuropati. Perlu juga mengonsumsi Vitamin Neuropati untuk mencegah kerusakan saraf tepi.

Kalau mau ikut mengecek risiko neuropati bisa dilakukan di rumah sakit atau Neurobion juga punya program Neuromobi dan In Store, di mana masyarakat bisa mengikuti cek kesehatan saraf tepi.

https://www.neurobion.com/id_ID/halaman-utama/campaign.html

Comments

  1. Nah, iya bener banget mbak. Selain berlama-lama dengan laptop dan gadget. Akupun juga suka kesemutan kalau sudah muter-muter pakai motor. Duhh harus banyak konsumsi daging ternyata ya, karena mengandung vitamin B12 untuk tubuh. Untungnya sekarang ada kombinasi vitamin buatan Merck yang bisa bantu cegah neuropati ini ya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts