Monday, October 30, 2017

Cara Mudah Mendeteksi Stroke Dengan SeGeRa Ke RS

If we can get people to focus on fruits and vegetables dan more healthy foods, we'll be better in terms of our healthcare situation - Tom Vilsack

Anjuran makan sayur dan buah setiap hari sangat baik untuk kesehatan seseorang, tentu saja harus didukung oleh gaya hidup dan olahraga yang teratur. Campaign ini memang gencar sekali dipublikasikan oleh Kemesnterian Kesehatan pada masyarakat melalui GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat). Karena konsumsi sayur dan buah di Indonesia masih kurang sekali, padahal ini salah satu hal terpenting dalam mewujudkan gizi seimbang.



Pola hidup sehat  memang perlu dijaga untuk menghindari  berbagai penyakit yang dapat menyerang kita seperti stroke salah satunya. Penerapan pola hidup sehat dengan makan makanan sehat, olahraga teratur, tidak merokok dan minuman beralkohol dapat mencegah risiko mengalami stroke. 

Stroke merupakan penyakit tidak menular bukan karena gizi buruk tetapi juga karena gizi lebih atau tidak dapat menjaga makanan sehat sehingga mengakibatkan kegemukan dan obesitas pada anak, remaja, dan dewasa. Kalau mendengar kata "stoke" rasanya mengerikan sekali ya, apalagi saat ini penyakit stroke tidak hanya dialami oleh golongan usia tua saja, namun sudah banyak menyerang anak muda. Di era digital ini banyak anak-anak yang banyak melakukan aktivitas di depan gadget sehingga kurang bergerak alias mager (malas bergerak) dan kurang olah raga mengakibatkan stroke dapat terjadi.



Stroke adalah gejala-gejala defisit fungsi saraf yang diakibatkan oleh penyakit pembuluh darah otak, bukan sebab yang lain (WHO).

Stroke yang disebut juga "Brain Attack" (serangan otak) dapat terjadi ketika suplai oksigen dan nutrien ke otak terganggu karena pembuluh darah tersumbat atau pecah. Gejalanya tergantung lokasi pembuluh daran dan fungsi otak yang disuplai pembuluh darah tersebut.

Bisa dibayangkan bukan, jika mengalami stroke, kemudian ada anggota badan yang lumpuh sehingga bisa menghentikan aktivitas sehari-harinya dan menambah beban keluarga terutama beban biaya. Tidak hanya itu, efeknya bisa mengakibatkan kematian karena stroke merupakan penyebab kematian nomor dua di dunia setelah penyakit jantung iskemik. 

Kena stroke membutuhkan biaya yang tidak sedikit, beruntung jika punya biaya kesehatan. Apa jadinya buat mereka yang tidak ada biaya untuk pengobatan. Dari data badan penyelenggara kesehatan BPJS juga menunjukkan bahwa stroke menghabiskan biaya pelayanan kesehatan yang besar dan terjadi peningkatan. Walaupun saat ini penduduk Indonesia sudah mempunyai BPJS, tidak ada salahnya bukan untuk tetap menjaga kesehatan agar terhindar dari stroke.

Dalam rangka memperingati Hari Stroke Sedunia tahun 2017 Kementerian Kesehatan mengangkat tema "What is your reason for preventing Stroke" Tema ini diangkat untuk mengajak masyarakat lebih sadar dan peduli serta waspada terhadap stroke dengan melibatkan semua pihak dalam pencegahannya dan mengendalikan faktor risiko dengan perilaku hidup sehat, mampu mendeteksi gejala awal storke, mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang baik, tepat, dan terjangkau saat terjadi serangan.



Secara umum gejala stroke yang terjadi seperti :
  • Mati rasa, lemah, lumpuh pada wajah, lengan atau kaki pada sisi tubuh.
  • Ganguan visual
  • Gangguan bicara
  • Pingsan
  • Koma
Namun, masih banyak masyarakat yang kurang memahami dengan gejala-gejalanya. Padahal kalau terlambat ditangani bisa fatal akibatnya. Intinya dalam menangani stroke adalah dengan memberikan pengobatan yang spesifik dan dalam waktu yang cepat ketika terjadi serangan.

Untuk mengenali gejala awal stroke dapat menggunakan alat penilaian sederhana yaitu SEGERA KE RS.
Senyum tidak simetris
Gerak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba
BicaRA pelo atau tiba-tiba tidak dapat bicara atau tidak mengerti kata-kata
Kenas atau baal
Rabun
Sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba dan gangguan fungsi keseimbangan.

Nah, dari alat ukur tersebut diharapkan kita dapat waspada dan bisa bergerak cepat untuk membawa penderita stroke ke Rumah Sakit. Karena waktu pengobatan mempunyai peranan penting dalam penyembuhan stroke itu sendiri. Ada tiga aspek yang mempengaruhi waktu pengobatan meliputi :

Masalah kecepatan waktu penanganan merupakan aspek terpenting dalam managemen stroke.
Masalah kecepatan waktu sangat mempengaruhi besarnya kerusakan yang akan terjadi.
Waktu untuk penanganan stroke juga penting untuk menentukan jenis terapi yang tepat untuk pasien.

Menyeramkan ya efek dari stroke ini, bayangkan terlambat 1 detik saja penangannya maka akan kehilangan 32,000 sel saraf, 230 sinap saraf, 200 m fiber bermielin, dan terjadi penuaan prematur sekitar 8,7 jam. Jadi waktu penanganan ini erat kainannya dengan otak.

Nah, dari faktor-faktor yang sudah dijelaskan di atas, saya jadi tahu betapa pentingnya menjaga kesehatan dengan menjalani pola hidup sehat dan berolah raga teratur. Disarankan juga melakukan pemeriksaan rutin bagi kita yang memilki keluarga dengan riwayat srtoke.

Buat teman-teman jaga kesehatan selalu ya.

No comments:

Post a Comment