Navigation Menu

Perlukah Beralih Ke Listrik Prabayar?

Penggunaan listrik di rumah masih menggunakan meter listrik prabayar dan pembayaran setiap bulannya sudah autodebet supaya memudahkan pembayaran. Ada rencana untuk menambah daya listrik di rumah. Waktu tanya ke PLN katanya harus beralih dulu ke lirtik pra bayar. Sempat bingung juga gimana sih cara penggunaan listrik prabayar. Sebetulnya listrik pra bayar ini sudah ada lama hanya saja saya belum pernah menggunakannya. Sempat tanya-tanya teman cara penggunaan dan keuntungan menggunakan listrik prabayar.




Dari meter listriknya saja sudah berbeda ya. Untuk pasca bayar tidak ada tombol angka seperti pada meter listrik pra bayar. Oh ternyata tombol angka itu untuk memasukkan kode saat pengisian pulsa listrik hehehe norak ya  baru tahu. Maklum selama ini tinggal bayar bulanan saja.

Untuk listrik pasca bayar enaknya kita bisa mengunakan sampai berapa pun kwhnya hingga dibayar dibulan berikutnya. Kecuali nunggak pembayaran listrik akan padam. Gak enaknya diperlukan petugas yang datang kerumah untuk mengecek pemakaian listrik kita tiap bulannya. Kadang-kadang saat tidak ada orang dirumah otomatis ditembak besaran pemakaiannya. Dipakai atau tidak pelanggan pasca bayar diwajibkan membayar biaya abodemen

Nah kalau listrik pra bayar atau disebut juga sistem listrik pintar pelanggan diharuskan membeli terlebih dahulu energi listrik yang akan dipakai melalui sistem token atau pulsa. Nantinya kode dari pembelian pulsa tersebut dimasukkan kedalam meter prabayar (MPB) yang terdapat informasi mengenai kwh listrik yang masih bisa dipergunakan.

Keuntungannya menggunakan listrik prabayar pelanggan bisa mengatur dan mengetahui penggunaan listrik harian. Pulsa listrik yang dibeli juga bervariasi sesuai kebutuhan mulai dari 20ribu rupiah hingga satu juta rupiah. Enaknya saat tidak digunakan otomatis kita tidak perlu membayar listrik seperti pada listirk pasca bayar.

Membeli Voucher Pulsa Listrik Online menjadi salah satu kepraktisan dalam penggunakan listrik pintar ini. Sudah banyak penyedia pulsa listrik di sekitar rumah bahkan bisa dibeli melalui bank baik secara online maupun offline.

Jadi, tertarik beralih ke listrik prabayar? sepertinya saya tertarik.



6 comments:

  1. Waktu ngontrak aku sempet make yg prabayar. Agak lebih repot sih krn bisa habis mendadak..seperti tengah malam misalnya. Padahal internet banking kadang offline kalo dini hari

    ReplyDelete
  2. Belum tertariik, hehe. Masih nyaman pake meteran :p

    ReplyDelete
  3. Aq pake prabayar di rumah. Biasanya juga nyimpen stok pulsa listrik buat jaga2 klo habis tengah malam misalnya. Enakny sih ga harus bayar ke bank lagi tiap bulan. Tinggal beli pulsa

    ReplyDelete
  4. Sepertinya saat ini sudah banyak yg beralih ke listrik prabayar ya... Kalau orang desa seperti kami, susahnya kalau tiba2 malam2 pulsa listriknya habis. Krn kami di rumah ada loket pembayaran listrik online, kadang malam2 tiba2 ada yg suka sms beli pulsa listrik. Haha...

    ReplyDelete
  5. Sebenarnya lbh enak sih Mbak pake pulsa pra bayar krna kta bs tahu dan perkirakan seberapa banyak pemakaian kita. Bs lebih aware akan pentingnya hemat listrik. Klo pulsa kita akan habis ada peringatan koq Mbak, alarm di meteran nya itu bunyi tut tut tut secara berkala, biasanya H-3 udh mulai bunyi macam org lagi di ruang ICU gtu Mbak. Saya udh 2thn lbh pake pulsa listrik ini :)

    ReplyDelete
  6. Hati-hati juga jangan sampai ke habisan. Eh kalau beli voucher listrik sekarang sudah mudah ya, Mbak.

    ReplyDelete