Powered by Blogger.

Jangan Abaikan Speech Delay Pada Anak, Dini.id Siap Membantu Stimulasi

"Ma TK yang di dekat rumah mau terima anak speech delay ga?" Tanya salah seorang teman waktu itu. Menurutnya di beberapa sekolah tidak mau menerima anaknya karena tidak mempunyai tenaga ahli dan disarankan untuk melakukan terapi terlebih dahulu.


Saya jadi ingat temannya Pascal waktu Playgroup dulu juga mengalami speech delay. Di tahun berikutnya dia gak sekolah di TK A dulu tapi melakukan terapi selama satu tahun. Allhamdulillah perkembangannya pesat sekali. Yang penting konsisten dan mendapatkan dukungan dari orangtuanya. Salut dengan teman saya ini lho, karena dia tidak menutupi anaknya dan mau bercerita bahkan membagikan pengalamannya.

Speech delay adalah adanya keterlambatan seorang anak dalam berbicara yang dapat menggangu perkembangan anak. Biasanya anak-anak yang mengalami keterlambatan berbicara akan kesulitan mengucapkan kata dengan baik dan benar bahkan susah untuk mengekspresikan keinginannya. Makanya kadang ada anak yang nangis atau tantrum gak jelas karena belum bisa mengungkapkan keinginannya.

Penyebab Speech Delay


Penyebab Speech Delay bisa disebabkan oleh berbagai hal antara lain adanya gangguan pada pendengarannya atau bisa jadi karena stimulasi yang kurang pada anak. Apalagi jaman teknologi seperti ini banyak anak balita yang sudah mengenal gadget. Pengaruh gadget ini bisa mengakibatkan kemampuan kognitif anak berkurang dan tidak berjalan sesuai.

Bukan berarti anak tidak boleh dikenalkan dengan teknologi ya, tapi ada batasan dan harus diawasi orangtua dengan kata lain ada interaksi terhadap anak tersebut ketika menggunakan gadget.

Memang sih tiap anak memiliki perkembangan yang berbeda, tapi sebagai orangtua sebaiknya tetap konsen dan jangan terlalu santai kalau anaknya mengalami keterlambatan berbicara apalagi pada anak usia dini.


Dampak Speech Delay


Ternyata kalau anak speech delay diabaikan saja tidak dicarikan solusi untuk memperbaikinya bisa mengakibatkan berbagai dampak buruk ke depannya karena akan kesulitan untuk bersosialisasi.

Berbagai risiko yang bisa dialami akibat speech delay yaitu depresi, kecemasan berlebih hingga mengalami gangguan jiwa. Anak-anak di usia sekolah pun nantinya akan mengalami kesulitan untuk belajar dan menguasai keterampilan membaca maupun menulis.


Mengatasi Speech Delay


Untuk mengatasi agar anak tidak mengalami speech delay, orang tua perlu aktif menstimulasi anak sejak dini dengan berbagai kegiatan yang melibatkan anak. Jadi harus ada interaksi dua arah, bukan satu arah seperti halnya anak bermain gadget.

Dalam berkomunikasi anak bisa mengembangkan kosa katanya juga meningkatkan kemampuan emosinya. Bermain adalah cara paling mudah menstimulasi anak karena dunia mereka adalah bermain. Barulah di dalam permainan tersebut kita bisa memberikan pelajaran yang meyenangkan seperti mendongeng, bernyanyi dan lain-lain. Untuk melatih pengucapan kata pada anak bisa melalui flash card.

Nah saat ini ada loh program yang dirancang khusus untuk memberikan stimulasi dan intervensi dalam tumbuh kembang anak dengan perpaduan teknologi, ilmu psikologi, orang dua dan tim ahli. Orangtua dapat mengikuti program latihan tersebut melalui Dini.id

Sebelum melakukan program, orangtua dapan melakukan assessment onlie secara gratis di website www.dini.id untuk mengetahui sejauh mana keterlambatan berbicara anak tersebut. Nantinya program tersebur akan disupervisi oleh psikiater dan psikolog klinis agar anak-anak dapat berkembang dengan optimal.

Melalui kelas stimulasi dan intervensi yang dilakukan sambil belajar pada playground yang sudah ditunjuk. Program yang dirancang oleh Dini.id bertujuan untuk mengaktifkan neorun dalam otak sehingga dapat meningkatkan perkembangan kognitif  anak dan dapat digunakan sebagai dasar perkembangan anak dalam belajar nantinya.

Untuk mengenal lebih dekat mengenai Dini.id berikut ini ada video singkat mengenai speech delay.




Teman-teman punya pengalaman menstimulasi anak yang mengalami speech delay? biasanya stimulasi menggunakan cara apa? yuk sharing pengalamannya! 

17 comments

  1. Anak bungsu saya speech delay, Mbak. Speech delay-nya karena perkembangan fisiknya tidak sesuai usianya (lambat) jadi perkembangan bicaranya terganggu. Alhamdulillah dia TKnya di TK biasa, pemilik TK dan guru tak berkeberatan. Sekarang SDnya di SD inklusi, gabung sama anak2 reguler. Terapinya di rumah saja, sehari2 :D


    Memang butuh penanganan khusus sih. Bagus ada dini.id yang bisa membantu secara online.

    ReplyDelete
  2. Nah! Dini.id ini solusi jitu buat ibu2 jaman now.
    kalo masih ragu untuk konsultasi k dokter tumbuh kembang anak secara offline, better pantengin Dini.id dulu yesss
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  3. Kalo udah melihat tanda-tanda, orangtua harus tanggap ya mbak. Ada anaknya temenku yg udah sejak awal menunjukkan tanda2 speech delay, tapi denial terus. Akhirnya jadi agak telat penanganannya. Ini udah TK besar, masih rutin terapi terus.

    ReplyDelete
  4. Alhamdulilah anak-anak nggak ada mengalami speech delay. Tapi, saya pernah teh ikut seminar parenting, dan salah satu pakar tumbuh kembang mengatakan sama kek teteh tulis bahwa speech delay itu salah satu penyebabnya ya kurangnya orang tua berinteraksi dengan anak. Anak dibiasakan dengan gadget mulu.
    Senang banget ada Dini.id, jadi sekarang orang tua bisa deteksi dini ya untuk masalah speech delay ini.

    ReplyDelete
  5. Yang masuk kategori speech delay itu yang gimana sih mbak? Maksudnya normalnya anak bisa ngomong itu usia berapa? Anakku sih untungnya nggak mengalami itu, malah dulu dia lebih cepat ngomong ketimbang jalan.

    ReplyDelete
  6. Bener kak ini tetep jd peer ortu Untuk mengatasi agar anak tidak mengalami speech delay, orang tua perlu aktif menstimulasi anak sejak dini dengan berbagai kegiatan yang melibatkan anak. Jadi harus ada interaksi dua arah ajak ngobrol, main brsama

    ReplyDelete
  7. Sudah sering baca tentang rekomendasi dini.id ini untuk atasi speech delay.

    Setuju, mba, orang tua kudu interaktif ya untuk masalah atasi speech delay misalnya dengan membekali diri dengan referensi.

    ReplyDelete
  8. Masalah speech delay ini memang harus diatasi dengan segala stimulasi yang tepat ya. Orangtua harus cepat tanggap mencari segala informasi yang dibutuhkan :)

    ReplyDelete
  9. Speech Delay jangan pernah dianggap sepele ya mba. Dengan Dini.id ini jadi solusi banget ya.

    ReplyDelete
  10. Jadi ingat anakku dulu umur 18bulan kosakata nya baru sedikit banget kak, berkat terapi speech delay jadi terbantu banget buat stimulasi bicara anakk, alhamdulillah diumur 20 bulan kosakata nya melonjak menjadi banyak

    ReplyDelete
  11. Para orang tua sekarang sangat terbantu dengan adanya dini.id. Pemeriksaan speei delay bisa dilakukan sejak dini. Begitu penanganannya ada panduan lengkap di sini.id. Bisa dipelajari Dan diterapkan langsung.

    ReplyDelete
  12. Dulu Narend sempet speech delay sih wkt usia 2 tahunan. Tp au gercep, konsultasi ke dokter tumbuh kembang anak, langsung eksekusi, alhamdulillah usia 3 thn udh bisa ngomong.
    Coba dulu udah ada dini.id ya. Aku mungkin bisa pakai ini utk solusinya

    ReplyDelete
  13. penting banget ini ya mba buat orangtua tahu stimulasi kemampuan berbicara anak.

    ReplyDelete
  14. Tetap aja khawatir kalau anak mengalami speech delay jika di masa nya dia bisa ngeciwis banyak malah dia mengalami keterlambatan berbicara.
    Jadi adanaya Dini. Id mmbantu sekali para orang tua yg putr putrinya mengalami speech delay nih
    Btw TFS mbak

    ReplyDelete
  15. Saya malah percaya anak-anak speech delay itu seperti sedang mempersiapkan sebuah energi yang nanti ketika pecah akan luar biasa. Ibarat Einstein yang baru bisa bicara pada usia 4 tahun. Nah gimana salah nggak ya dengan pendapat saya ini?

    ReplyDelete
  16. Ternyata sejak dini pegang gadget bisa juga sebabkan speech delay ya. Memang harus bijaksana untuk mengenalkan gadget ya pada anak-anak. Bukannya tidak boleh, tapi harus dilihat sisi positif dan negatifnya ketika masih bayi sudah terpapar efek audio visual dari gadget ini.

    ReplyDelete
  17. Benar mba jgn abaykan speech delay krn bisa jd tanda gangguan pada anak jd klo anak spwech delay harus buru2 d cari tahu penyebabnyab

    ReplyDelete