Powered by Blogger.

Film Koboy Kampus Nostalgia Anak Kuliahan Era 90-an

Kalau baca kata "koboy" kok saya langsung ingetnya tokoh dengan topi khas sambil menunggang kuda. Tapi kalau Koboy Kampus dandanannya kaya gimana ya? Masa iya ke kampus naik kuda mau diparkir di mana hihihi, pakai topi ala koboy sih boleh-boleh aja buat gaya. Oops ini bukan mau ngomongin itu kok, tapi ada film baru judulnya "Koboy Kampus" yang baru aja tayang tanggal 25 Juli 2019 lalu.



Waktu baca judul filmnya, saya langsung teringat masa-masa kuliah dulu nih. Eeeeits tapi saya bukan koboy kampus lho. Saya cuma mahasiswi biasa yang belajar trus pulang ke Planet Lain. Maklumlah semasa kuliah dulu saya laju Bekasi - Depok pulang pergi.

Pidi Tokoh Di Balik Koboy Kampus


Ngomongin Koboy Kampus ini merupakan judul film terbarunya dari Pidi Baiq. Tahu dong siapa beliau? Kalau saya sebut Dilan, pasti sudah kenal, nah Pidi Baiq ini merupakan tokoh di belakang layar suskesnya buku dan film Dilan 1990 dan Dilan 1991. Ayo siapa yang suka dengan film ini? Artinya harus nonton film Koboy Kampus juga, karena beliaulah penulis film tersebut dan sutradaranya yang bekerjasama dengan Tubagus Deddy.


Film yang menceritakan masa kuliahnya Pidi di Fakultas Seni Rupa ITB ini merupakan produksi dari 69 Production & MNC Pictures.

Namanya juga anak seni rupa yang biasa dikenal dengan seniman, begitu pula dengan Pidi Baiq serba bisa lah pokoknya. Ternyata Pidi gak cuma jagoan bikin cerita aja lho, tapi bisa nyanyi dan main musik juga sampai punya band namanya The Panasalam, unik banget ya.

Dalam film Koboy Kampus tokoh Pidi Baiq diperankan oleh Jason Ranti yang kesehariannya menggeluti musik dan mempunyai album berjudul folk. Tokoh teman-temanya Pidi diperankan oleh Ricky Harun (Ninuk), Bisma Karisma (Deni), Davin John Schaap (Erwin), dan Miqdad Auddasy (Didik).

Pidi dan kawan-kawan mendirikan sebuah negara bernama Negara Kesatuan Republik The Panasdalam. Jangan bayangkan negara sungguhan ya, karena ini negara buatan Pidi dan teman-temannya yang rakyatnya juga cuma belasan orang aja kok.

Waktu Pidi kuliah dulu berarti sekitar era tahun 90-an ya, nah uniknya film ini juga pastinya bersetting tahun itu. Jaman itu sih yang saya ingat adalah demo besar-besaran di kampus-kampus sampai mahasiswa turun ke jalan dan menduduki gedung MPR. Ini gak bisa dilupakan banget deh karena situasinya yang agak kacau dulu. Tenang aja di film Koboy Kampus gak bercerita mengenai demo-demo kaya gitu kok, melainkan berdemo lewat karya musik mungkin karena Pidi ya jadinya jalan ceritanya menarik dan penuh dengan humor.


Sundtrack dari The PanasDalam


Lalu kapan saya akan diwisuda,
Adik kelas sudah lebih dulu
Hati cemas merasa masih begini
Teman baik sudah di DO

Membaca penggalan lirik soundtrack Koboy Kampus bisa dilihat arti dari koboy kampus itu sendiri yaitu mahasiswa yang belum lulus kuliah. Gak cuma satu lagi ini aja yang ditampilkan dengan kocak kok, ada 13 judul lagi yang mengiringi film Koboy Kampus.




Kalau saya bilang film Koboy Kampus ini semacam film komedi musikal ya, karena gak cuma berisi obrolan-obrolan kocak aja tapi juga ada lagu-lagu yang dibawakan dengan kocak, contohnya lagu sindiran buat tetangganya yang mengadakan syukuran atas mobil barunya hehehe. Lucu juga sih ya,  beli mobil pakai syukuran kaya gitu.

Kalau mau "Understading The Panasdalam" nonton aja filmnya di bioskop, sudah tayang dari tanggal 25 lalu lho. Siap-siap bernostalgia di masa kuliah sambil menikmati kocaknya film Koboy Kampus juga mendengarkan lagu-lagu karya Pidi Baiq.

No comments