Powered by Blogger.

Waspada Bau Mulut Pertanda Penyakit

Bulan Puasa maunya pake masker trus, males ngobrol hihihi. Wajar aja sih karena takut ada aroma yang gak enak keluar apalagi kalau lagi ngobrol sama teman-teman.

Bau mulut saat puasa disebabkan keringnya mulut karena kurangnya air liur dalam mulut ditambah lagi gak ada makanan atau minuman yang masuk. Kuman juga gampang banget berkembang biak di mulut kalau gak dijaga dan melakukan perawatan gigi dan mulut.






Untuk mengatasi bau mulut ketika puasa kita harus mengonsumsi air putih yang cukup setidaknya 8 gelas perhari. Tinggal diatur saja kapan waktu minumnya, misalnya saat berbuka puasa, setelah sholat tarawih, dan waktu makan sahur. Minum yang cukup bisa menjaga kondisi mulut gak kering dan menyebababkan kuman bau mulut jadi berkembang biak.

Jangan lupa juga untuk menggosok gigi dua kali sehari selama puasa ini. Sisa makanan yang tertinggal di dalam gigi dan mulut bisa menyebabkan bau mulut yang bikin gak nyaman.

Bau mulut selain karena berpuasa juga bisa disebabkan karena adanya penyakit lain. Hati-hati lho hal ini harus diwaspadai.

Periksa Gigi Apakah Ada Yang Berlubang?

Gigi berlubang jangan didiamkan saja. Sisa makanan yang masuk bisa membusuk dan membuat bau mulut.


Mungkin Sakit Sinusitis

Lendir dari hidung bisa turun ke hidung bahlan tenggorokan. Nah ini juga bisa menyebabkan bau mulut. Gejala sinustitis juga bisa dibarengi dengan sakit kepala atau deman termasuk pilek yang berkepanjangan.


Sakit Maag atau Asam Lambung

Wah saya juga baru tahu loh kalau asam lambung bisa menyebabkan bau mulut juga. Hal ini terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan sheingga ada bau asam pada mulut.


Seram ya kalau melihat penyakit-penyakit ini, harus buru-buru diatasi kalau begitu. Jangan lupa juga menjaga kesehatan gigi dan mulut secara teratur dengan menyikat gigi, membersihkan lidah, dan berkumur dengan mouthwash.

Kalau teman-teman merasa bau mulut segera cek ya apa penyebabnya, bisa jadi karena sedang mengalami gangguan kesehatan. Periksa ke dokter untuk menyembuhkannya.

No comments