Powered by Blogger.

Begini Cara Bermain Games Make Air Dari BPPSPAM

"Berapa lama rata-rata waktu untuk membersihkan rumah?"

Saya jawab setiap hari. Tapi kok jawaban saya dianggap salah ya oleh aplikasi games "Make Air".




Ternyata dalam 1 kali kegiatan membersihkan rumah bisa menghabiskan 5 liter air. Jadi bayangkan kalau membersihkan rumah setiap hari berapa liter air yang dibutuhkan. (Sumber KemenPUPR).

Awalnya saya agak kurang setuju dengan informasi tersebut, tapi setelah dipikir-pikir ada benarnya juga jika dikaitkan dengan penghematan air. Membersihkan rumah artinya tidak sama dengan merapikan rumah ya menurut saya. Dalam membersihkan rumah pada beberapa aktivitas membutuhkan air seperti mengepel, menyiram tanaman, membersihkan jendela, kamar mandi dan lain-lain. Kalau sekedar merapikan tidak butuh air bukan.

Ngomongin soal hemat air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) baru saja merilis games yang berisi infomasi mengenai penghematan air dan edukasi tentang air minum  melalui games "Make Air" yang bisa didownload pada Google Play Store.



Gamesnya cukup mudah kok, kita sebagaj pemain berperan sebagai Alirun (super hero pada games Make Air) yang bertugas mengambil tetesan air yang ada pada labirin. Mudah ya? Eiits tapi Alirun harus berhati-hati  dari monster yang terus mengejar supaya bisa tetap bermain, karena jika terkena monster otomatis permainan bisa berakhir. Pada games tersebut pemain juga diuji kemampuannya seputar air. Hayoo... kamu bisa menjawab semua atau tidak.

Dari games tersebut saya juga jadi tahu kalau ada toilet bocor di rumah harus segera diperbaiki, karena berpotensi menghabiskan air sekitar 13 liter per harinya. Makanya selalu cek secara rutin toilet di rumah untuk menghindari kebocoran.

Kok saya tau-tauan tentang games Make Air? Soalnya saya datang ke pameran PUPR 4.0 di Aula Serbaguna Gedung Utama Kementerian PUPR (11/2). Pameran yang berlangsung sejak tanggal 11 Februari - 15 Maret 2019 lalu juga menghadirkan talkshow dengan tema-tema terkait PUPR. Nah, pada tanggal 27 Februari ketika saya hadir, talkshow yang diselenggarakan mengenai Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Peningkatan Penyelenggaraan SPAM di Era Revolusi Industri 4.0.

Ada dua sesi talkshow yang saya hadiri hari itu yaitu mengenai  Edukasi Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Di Era Industri 4.0 dan Wujudkan Revolusi Industri 4.0 melalui Aplikasi Manajemen Aset.


Booth Pameran PUPR 4.0


Sadar gak sih kalau saat ini kita sedang berada di Revolusi Industri 4.0 di mana semua sektor memanfaatkan teknologi canggih yang awal mulanya berasal dari pemerintah Jerman. KemenPUPR juga memanfaatkan teknologi tersebut untuk membantu kinerja pemerintahannya.



Pada booth-booth yang ada di pameran menampilkan teknologi-teknologi informasi 4.0 yang sudah digunakan di KemenPUPR antara lain sistem aplikasi berbasis website yang digunakan untuk pelatihan online karyawannya dengan metode pembelajaran e-learning untuk meningkatkan kualitas SDM. Dengan menggunakan teknologi tersebut, karyawan bisa menghemat waktu belajar sehingga tidak perlu hadir di kelas setiap hari. Metode ujiannya pun dilakukan secara online.

Pada Booth lain juga menampilkan teknologi Augmented Reality (AR). Di sana ada robot AR dan peta Indonesia yang menggunakan teknologi AR juga. Saya ditawari untuk berfoto dengan robot imoet, seolah-olah memang sedang menyentuh robot tersebut, padahal sih gak ada robotnya.





Sistem Informasi BPPSPAM


Oh ya games interaktif Make Air merupakan produk yang diangkat oleh Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM), selain itu juga dikenalkan Aplikasi Pojok Konsultasi SPAM dan Sistem Manajemen Aset PDAM.


Pada talkshow yang saya hadiri, Ibu Irina menjelaskan mengenai Aplikasi Pojok Konsultasi SPAM yang mempunyai fokus untuk meningkatkan kinerja petugas PDAM dan penilaian kinerjanya. Aplikasi ini bisa digunakan oleh PDAM di seluruh Indonesia.

Sedangkan pada talkshow sesi kedua dijelaskan mengenai Aplikasi Sistem Manajemen Aset PDAM. Pada aplikasi tersebut mencatat aset yang dimiliki oleh BPPSPAM  sehingga bisa menampilkan informasi penting dari aset tersebut seperti kondisi dan umur aset, biaya perawatan, strategi pembiayaan, saran pembiayaan, rencana manajemen aset kedepannya sehingga memudahkan dalam pengambilan keputusan.

Agar aset-aset yang di miliki BPPSPAM bisa dilihat menggunakan Aplikasi Sistem Manajemen Aset, sebelumnya sudah dibuatkan terlebih dahulu serial number dalam bentuk barcode sehingga saat digunakan tinggal discan saja barcode tersebut. Aplikasi yang dibuat tentunya sangat user friendly agar pemilki dalam hal ini pengawas aset bisa menggunakannya dengan maksimal.

Saat ini sudah ada 20 PDAM yang difasilitasi menggunakan Aplikasi Sistem Manajemen Aset melalui workshop untuk mengenalkan dan menerapkan aplikasi yang ada. Tujuan diadakan workshop tersebut adalah agar mereka bisa dipantau saat penginputan aset yang dimiliki.

Ketiga aplikasi yang dihadirkan tersebut menunjukkan bahwa BPPSPAM juga mengikuti tren teknologi informasi yang ada yaitu era industri 4.0 sehingga bisa meningkatkan pelayanan bagi masyarakat luas khususnya penyediaan air minum. Bagi teman-teman yang di rumahnya menggunakan air pam pastinya sudah tidak asing lagi bukan dengan PAM. 

24 comments

  1. Era industri 4.0 bisa diterapkan dalam segala bidang ya Mba..

    ReplyDelete
  2. Sumber air bersih kita terbatas. Emang sangat bijak jika kita berhemat ya Mbak. Rumah bersih dan nyaman tanpa boros air yentunya butuh manajemen mumpuni juga dari yang punya rumah ya Mbak

    ReplyDelete
  3. Wah keren ini gamenya, seru sekaligus sedang memberi kita pengetahuan tentang pentingnya menghemat air ya mbak

    ReplyDelete
  4. Wah game Make Air edukatif, asyik banget, bermain sekaligus mengajarkan untuk hemat air. Download ah di Gopgle play store, ntar tunjukin anak-anak buat main.
    Btw itu robot imoet nya lucuuu :D

    ReplyDelete
  5. Mau download gamenya buat anak-anak ah, supaya mereka bisa belajar memanfaatkan air dengan benar, eh tapi emaknya aja kadang masih suka teledor pakai air boros, harus sama2 belajar kayaknya :)))

    ReplyDelete
  6. sebelum baca salah fokus sama "Make Air" nya, mbak...aku pikir itu bahasa Inggris yang artinya membuat udara..hehehehehe
    penasaran sama game nya...langsung download nih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahhaha.. aku juga sepaham nih sama Mbak Yesi. Masih belum ngeh kalau game tersebut kalau dilogatkan MAKEK AER, terbisa download yang berbahasa Inggris sih ya *tutup muka
      Tapi game ini bagus ya jadi bisa mengajarkan hemat air buat anak-anak

      Delete
  7. wah semoga event ini ada di Jogja. bagus banget nih programnya, ngajarin anak2 hemat air pake games

    ReplyDelete
  8. Seru! Abis ini langsung download juga ah game-nya. Bagus nih buat edukasi tentang menghemat penggunaan air. Apalagi masih banyak saudara-saudara kita yang sulit untuk mengakses air besrsih. Kita harus saling membantu biar air bersih bisa dinikmati semua orang.

    ReplyDelete
  9. Keren banget ih kemenpupr... Gamesnya bukan hanya menghibur tapi menambah wawasan jg... Download ah...

    ReplyDelete
  10. wah menarik ya mba, mengajarkan anak-anak hemat air dari games

    ReplyDelete
  11. "padahal gak ada robotnya"
    iya ya, itu gak ada ya (sambil majuin kepala)
    soalnya pas scrol, mba kayak megang-megang gitu, ternyata...

    ReplyDelete
  12. So kiyuuutt kak Lid...eh, robotnya diink...
    Hehhehe~

    Aku juga mau foto bareng si robot augmented.

    Oh iya, kak..
    Kalau air itu bukannya mengalir dan akan dibersihkan dan diolah kembali oleh PDAM.
    Bisakah siklus itu dikatakan pemborosan air?

    ReplyDelete
  13. Kok seru banget sih ada gamesnya, ini mengingatkanku sama permainan pacman ya mbak.

    ReplyDelete
  14. Keren banget deh alat peraganya ya terutama game nya jadi edukasi tapi menyenangkan buat anak, air bersih terbatas kudu dihemat ya, sedih ada yang airnya sering mati, kebayang susahnya..

    ReplyDelete
  15. Lhooo...yang foto sama robot itu sebenarnya ga ada robotnya yaaa... Dari kapan hari baca reportase acara ini nggak ngeh lho soal itu. Kirain ada robotnya beneran.
    Mau nyobain ah instal game Make Air ini. Coba mainin ah biar tau kayak gimana pemakaian air yang bijaksana.

    ReplyDelete
  16. Huwaaa berharap rumahku di Cilebut dilewati PDAM. Belum ada nih. Moga terbaca nih komenku hehe.
    Gamesnya kyknya seu gtu ya, pakai aplikasi, bisa buat edukasi ke anak berlatih hemat air ya kyknya?

    ReplyDelete
  17. Semoga saja dengan berbagai kecanggihan teknologi yang merambah ke pengelolaan air maka semakin terjadi pemerataan atas kebutuhan air di seluruh pelosok tanah air tercinta. Terutama daerah-daerah yang kekurangan air.

    ReplyDelete
  18. Lihat game Make Air, jadi ingat sebuah permainan dulu, waktu masih seneng main game. Dulu yang jadi tokoh utamanya, seekor marmut, eh apa hamster ya? Ya, sejenisnya lah hihihi
    Inovasi PDAM keren ya, menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

    ReplyDelete
  19. astaga, aku kok sok ngengslish sih? Bukan Make Air dalam bhs inggris ya ternyata. Ampuuun. Ga taunya Makek Aer toh. Hihi. Tapi aku senang deh kalo pemerintah sudah menerapkan teknologi gini, jadi lebih update pastinya ya.

    ReplyDelete
  20. This is one cool expo indeed. I never thought that they are using all those 4.0 technology nowadays. Bravoooo Kementerian PUPR

    ReplyDelete
  21. Jadi penasaran sama game Make Air ini :)
    kalau dipikir-pikir benar juga ya, kita banyak menggunakan air secara berlebihan, misalnya kalau nyiram tanaman itu, suka nggak tanggung-tanggung nyiramnya, mikir sekalian bersihin halaman, hahaha

    ReplyDelete
  22. aku kepo sama game make air ini. ntar kasi coba anakku ahh biar mereka belajar menghemat air. btw aku paling sebel kalau orang wudhu trus nyalain airnya gede2 lohh wkwkkw abisnya berasa boros

    ReplyDelete
  23. Bagus terobosannya. Diajari untuk berhemat air dengan cara fun, bermain games. Seruuu...

    ReplyDelete