Powered by Blogger.

Komitmen Prudential Indonesia Untuk Pemberdayaan Indonesia Timur

Di saat sebagian masyarakat Indonesia bisa merasakan fasilitas sekolah gratis, namun di Indonesia bagian timur keadaannya sangat bertolak belakang. Salah satu penyebabnya adalah adanya kendala infrastuktur sehingga tenaga pengajar dan tenaga ahli lainnya kesulitan menjangkau daerah-daerah yang terisolir.

Apakah pemerintah berdiam diri melihat keadaan demikian? Tentu saja tidak, apalagi kini pemerintah juga sedang gencar melakukan pemerataan ekonomi, Presiden sendiri juga pernah mengatakan bahwa ingin semua daerah terpencil pun mendapatkan manfaat dari pembangunan dan merasakan pendidikan, serta pelayanan kesehatan yang sama pula.

Dalam hal ini pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan bantuan dari berbagai pihak salah satunya pihak swasta. Nah, makanya Prudential Indonesia juga ikut berpartisipasi membantu pemerintah melalui Community Investment Prudential Indonesia dengan meluncurkan Program Pemberdayaan Indonesia Timur (Prudential Indonesia East Indonesia Empowerment) pada hari Senin, 13 Agustus 2018 di Soehanna Hall, Energy Building, Jakarta.

Prudential Indonesia berdiri tahun 1995 dan merupakan bagian dari Prudential plc yaitu perusahaan jasa keuangan dari Inggris. Prudential telah menjadi pemimpin pasar dalam kategori produk investasi.


Community Investment Prudential Indonesia


Prudential mempunyai tanggung jawab sosial melalui tiga pilar CSR yaitu dalam bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Tanggap Bencana dan Bantuan Kemanusiaan. 

Program yang diluncurkan tersebut bukan hanya untuk perlindungan jangka panjang saja tetapi juga memberikan kontribusi berkelanjutan bagi masyarakat sekitar - Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia.



Hadir pula Bapak Dr. Sofyan A. Djalil, Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia yang memberikan sambutannya dan mengatakan bahwa peran serta Prudential sangat dibutuhkan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya asuransi. Beliau juga mengapresiasi program yang diluncurkan karena banyaknya tantangan yang ada jika dilakukan secara bersama akan bisa diatasi. Banyak potensi di Indonesia timur, tapi kendala logistik menjadi tantangan yang harus dihadapi, namun saat ini Prudential membawa berita baik dengan memberdayakan Indonesia Timur.


Peran Serta Community Investment


Kegiatan CSR yang dilakukan oleh Prudential sudah berjalan belasan tahun yang bekerjasama dengan pemerintah, dan organisasi-organisasi yang ada. Pada kesempatan itu juga hadir Ibu Nini Sumohandoyo (Corporate Communications & Sharia Director, Prudential Indonesia) yang menyampaikan apa saja yang sudah dilakukan oleh Prudential.

Oh ya, Ibu Nini hadir menggunakan pakaian yang terbuat dari tenun yang berasal dari Maumere. Beliau mengatakan kita harus bangga dengan hasil karya anak bangsa. Kain yang berasal dari Indonesia Timur ini bisa mewakili bahwa potensi yang ada di sana itu besar, hanya saja kurang terekspos.


Beberapa kegiatan Community Investment yang sudah dilakukan antara lain :
  • Membantu financial literacy di Indonesia yang masih rendah, karena berdasarkan hasil survei dari Otoritas  Jasa Keuangan indeks literasi keuangan Indonesia hanya 29,66%, dan indeks inklusi keuangan mencapai 67,32%.
  • Memberikan beasiswa untuk mahasiswa Aktuaris, untuk mencapai target OJK menargetkan 1,000 actuaries di  tahun 2020.
  • Membantu anak-anak dalam melawan kanker yang bekerjasama dengan Yayasan Onkologi Indonesia dengan memberikan biaya pengobatan kepada lebih dari 1,400 anak dan menyumbangkan 7 mesin Apheresis. Kenapa fokus pada anak? karena anak-anak rentan terkena infeksi dibandingkan dengan orang dewasa.
  • Bekerjasama dengan Wahana Visi Indonesia dalam merenovasi sekolah dan membangun perpustakaan.

Hadirnya PRUVolunteers yang mengikuti seluruh aktivitas CSR yang dilaksanakan oleh Prudential sangat membantu banyak. Mereka adalah staf yang dengan sukarela menjadi relawan untuk menjadi trainer literasi keuangan, trainer untuk anak-anak, dan menjadi relawan tanggap bencana. Meskipun berwajah cantik tapi kekuatan mereka untuk membantu dilakukan dengan semangat, tak jarang mereka juga harus melakukan pekerjaan berat seperti membangun rumah. 


Bapak Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional juga ikut hadir dengan memaparkan potensi-potensi yang ada di Indonesia Timur, dimana BAPPENAS ini diminta menjadi koordinator untuk melakukan prioritas percepatan pembangunan di Indonesia Timur.

Dari beberapa potensi yang ada, beliau menyebutkan bahwa vanila mempunyai potensi yang besar dan belum berkembang, mungkin Prudential bisa mulai mengembangkannya. Dari paparan pak menteri ini bisa dijadikan acuan bagi Community Investment Prudential Indonesia.

Prudential Indonesia East Indonesia Empowerment Program



Kemitraan strategis dengan tujuan yang sama sangat penting dalam memaksimalkan pelaksanaan program yang berdampak sosial, kali ini Prudential bermitra dengan Prestasi Junior Indonesia - Rinaldi Mudahar, Country CEO, Community Investment Prudential Indonesia.


Di Indonesia Timur sendiri, Prudential sudah pernah menanamkan benih program pertama kali pada kegiatan "Child-Friendly School" yang bertujuan meningkatkan pengalaman belajar bagi anak-anak di Kabupaten Jayapura. Selain itu juga Prudential membangun perpustakaan di SD Inpres Komba dan merenovasi SD YPK Ifar Babrongko. Tidak hanya itu saja, para guru juga diberikan pelatihan literasi keuangan.

Target besar dari program ini adalah ingin mencetak wiraswasta muda dengan pendampingan selama 3 tahun, dan setelahnya mereka bisa berdiri sendiri dan memberikan lapangan pekerjaan pada masyarakat sekitar. Untuk itu diperlukan seleksi pelan-pelan lalu mulai mencari calon dan mentornya.

Saya berharap program yang diluncurkan oleh Prudential ini bisa berjalan dengan lancar agar pemberdayaan di Indonesia Timur juga merata seperti di daerah-daerah lainnya.

#PRUCommunityInvestment #EastIndonesiaEmpowerment

2 comments

  1. Nama yang makin besar, bermanfaat bagi banyak orang patut kita apresiasi ya kayak Prudential Indonesia ini.

    ReplyDelete
  2. Prudential emang keren bikin program CSR. Semoga diikuti perusahaan lainnya

    ReplyDelete