Pentingnya Povidone-Iodine Untuk Menjaga Kebersihan Mulut

Kondisi mulut manusia adalah cermin kesehatan tubuhnya.


Kok diem aja sih, lagi sariawan ya? Namanya juga lagi sariawan, pastinya memang bikin ga nyaman, pantas saja suka diam aja karena takut mengeluarkan aroma tidak sedap juga.

Saya baru tahu loh ternyata hampir 25% penduduk di dunia pernah sariawan, tapi biasanya sariawan bisa sembuh sendiri. Setiap detik di dalam rongga mulut terjadi iritasi makanya mulut berisiko sariawan



Informasi tersebut saya dapatkan pada hari ini Jum'at, tanggal 8 Maret 2018 saat menghadiri "Program Edukasi Mengenai Infeksi Rongga Mulut (Sariawan) dan Rekomendasi Pengobatan Yang Aman" di Restoran Bunga Rampai, Menteng, Jakarta.

Penting sekali nih materi yang disampaikan oleh narasumber yang hadir seperti Drg. Rahmi Amtha, MDS, Sp.PM, Phd (Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia - PBPDGI) sebagai Ketua Ikatan Spesialis Penyakit Mulut Indonesia dan dr Merry Sulastri (Educator and Trainer Mundhipharma). Maklum lah saya juga suka mengalami sariawan.



Sariawan adalah luka atau lesi di dalam mulut yang menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman serta tanpa disertai dengan demam
Dalam istilah medisnya sariawan disebut juga dengan Stomatitis Aphtosa. Sedangkan jika sariawan muncul berulang lebih dari 3 kali dalam setahun disebut REKUREN(SAR).

Nah, sariawan itu sendiri dibagi menjadi tiga tipe yaitu :
  • Tipe besar (mayor), ukurannya lebih dari 10mm, jarang berulang dan bisa sembuh dalam waktu 3-4 minggu serta ketika sembuh bisa muncul jaringan parut.
  • Tipe kecil (minor), ukurannya kurang dari 10mm dan sembuh dalam waktu 2 minggu serta tidak meninggalkan jaringan parut.
  • Tipe Herpetiform, sariawannya kecil-kecil jumlahnya banyak dan berkelompok.
minor 
mayor
Herpetiform <2mm

Begini Tanda Sariawan


Gak semua luka yang ada di mulut itu dinamakan sariawan, bisa jadi ada penyakit tertentu seperti alergi, defisiensi, kelainan darah, dan HIV. Supaya ga salah menentukan apakah itu sariawan atau bukan, ada baiknya tahu tanda-tanda sariawan berikut ini :
  • Sepert kawah
  • Bentuknya oval / bulat
  • Pinggirannya berwarna merah
  • Dasar luka putih kekuningan
  • Ada rasa sakit

Berbagai Penyebab Sariawan


Sariawan biasa atau klasik bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti :
  • Trauma seperti tergigit atau kena sikat gigi
  • Hormonal,  biasa terjadi ketika menjelang menstruasi
  • Stres
  • Keturunan

Kalau dilihat dari faktor pemicu di atas saya biasanya mengalami sariawan karena trauma atau food sensivity nih. Jadi harus lebih berhati-hati lagi ya supaya tidak berulang sariawannya. Sariawan juga bisa disebabkan karena tidak cocok memakai pasta gigi yang mengandung sodium lauryl sulphate.

Kapan Sariawan Perlu Ke Dokter ?

Sebenarnya sih tanpa atau dengan pengobatan sariawan akan sembuh sendiri, tapi kita juga perlu waspada jika sariawan tidak sembuh selama lebih dari 4 minggu. Coba dilihat apakah lesi atau luka pada mulut pinggirannya mengeras? atau tidak ada faktor iritasi di dekatnya serta ada gejala demam pada tubuh. Itu tandanya kita harus segera mengunjungi dokter, apalagi kalau sariawannya berulang tanpa diketahui faktor pemicunya. Jika diperlukan mungkin perlu pemeriksaan penunjang untuk mengobatinya.

Pengobatan Sariawan


Selama mengalami sariawan pasti merasakan tidak nyaman apalagi jadi gak napsu makan ya. Beberapa cara untuk mengobati sariawan antara lain :
  • Coverig agent : menutupi atau melapisi luka dengan obat sariawan
  • Anti inflamasi
  • Anesthetikum
  • Antiseptik untuk menurunkan jumlah organisme pada lesi
  • Antibiotik untuk menurunkan mikroogrganisme
  • Multivitamin untuk regenerasi epitel
Menurut dokter Rahmi untuk menanggulangi rasa sakit akibat peradangan yang terjadi pada sariawan, penting sekali menjafa kebersihan rongga mulut  yag dapat dilakukan dengan 3 cara yaitu membersihkan gigi secara tepat, membersihkan makanan dan plak di sela gigi menggunakan flossing, dan berkumur degan cairan antiseptik sesuai indikasi.

Salah satu cairan antiseptik yang direkomendasikan untuk menjaga kebersihan daerah mulut adalah larutan Povidone-Iodine 1%.

Povidone-Iodine adalah zat antimikroba yang bermanfaat untuk mengendalikan penyebaran dan investari infeksi topikal, sebagai zat antisepti dengan spektrum luas, mampu memgatasi beragam kuman patogen, dan tidak menimbulkan resistensi secara klinis.


Menggunakan Betadine obat kumur antiseptik bisa mengatasi sariawan karena di dalamnya mengandung Povidone-Iodine yang bisa memmbunuh kuman dan termasuk antiseptik yang membantu mencegah peradangan.

Sariawan hilang senyum pun muncu kembali :). Sehat-sehat selalu ya teman-teman

Comments

Popular Posts