Powered by Blogger.

Suka Sains? Ikutan KJSA 2019 Aja

"Ma aku ekstrakurikulernya gak Robotic lagi ya, mau ikut Sains aja!" Kata Alvin waktu pertama kali masuk sekolah di tahun ajaran baru ini. Apapun pilihannya, kami cuma bisa mendukung aja, minatnya di mana bebas asalkan serius.

Setiap anak itu punya kecerdasan yang unik dan berbeda-beda, tapi ada persamaannya di rasa ingin tahunya yang besar dan kritis. Masa-masa seperti ini dinamakan juga periode emas di mana mereka harus diberikan stimulasi.  Berbekal dari situlah Kalbe Farma sebagai salah satu perusahaan farmasi besar di Indonesia memberikan wadah bagi anak-anak yang menyukai sains melalui Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) 2019.





Kalbe Junior Scientist Award 2019


KJSA merupakan lomba sains untuk muris SD dan SMP seluruh Indonesia yang diadakan oleh PT. Kalbe Farma Tbk sejak tahun 2011. Dengan komitmen menciptakan produk berbasis pengembangan riset dan ilmu pengetahuan, Kalbe ingin meningkatkan kecintaan anak-anak terdapat ilmu pegetahuan sejak dini dan berfikir kritis agar lebih kreatif.

Ada yang berbeda dengan tema penyelenggaraan KJSA tahun ini yaitu "KJSA Goes to Digital" di mana lomba sainsya akan memanfaatkan teknologi digital

Anak jaman sekarang siapa sih belum mengenal dengan gadget? Rasanya hampir semua anak mahir menggunakannya baik untuk keperluan belajar maupun bermain. Sebenarnya gadget itu tidak perlu dilarang, melainkan diberikan batasan-batasan saja agar mereka dapat menggunakannya dengan bijak. Justru dari dunia teknologi seperti inilah mereka bisa meningkatkan kreatifitasnya dalam menciptakan hal-hal yang menarik. 

Sebagai orangtua penting sekali mendampingi dan memberikan support atas pemanfaatan teknologi tersebut sehari-hari di rumah.


Talkshow Kick-off KJSA 2019



Kamis (18/7) dilakukan kick-off KJSA 2019 di Green House Working Space Multivision Tower, Kuningan, Jakarta. Sebelum kick-off dimulai diadakan talkshow terlebih dahulu dengan mendatang pakar IT dan role model pelaku pengajar teknologi digital.

Onno W. Purbo, Ph.D sebagai pakar Teknologi Informasi dan dewan juri 2019 hadir untuk bercerita pentingnya Teknologi Informasi bagi anak-anak untuk membantunya berinovasi. Bagi anak-anak biasanya IT itu dijadikan sebagai sumber referensi, tempat berkarya, dan tool untuk berkarya. Harapan beliau adalah agar anak-anak Indonesia bisa dan mampu belajar programming sejak kecil seperti halnya anak-anak di negara tetangga.



Anak-anak juga sudah banyak yang menyukai coding sederhana. Pak Onno juga memberikan beberapa aplikasi coding yang bisa digunakan oleh anak-anak seperti App Inventory2, Object Block, dan Scratch.

Sementara itu Kang Dewis Akbar sebagai pengajar Teknologi Informasi anak-anak di Garut dan Pendiri Lab Komputer Mini juga turun hadir pagi itu. Beliau bercerita bagaimana mengajarkan teknlogi pada anak-anak yang belum tersentuh dunia teknologi. Anak-anak daerah juga mampu bersaing asalkan diberikan kesempatan dan fasilitas meskipun dari alat yang sederhana.


Pemenang KJSA 2011


Fira Fatmasiefa sebagai pemenang Karya Terbaik KJSA memberikan testimoninya saat mengikuti lomba 8 tahun lalu. Ternyata Fira dan Bram, adiknya membuat suatu karya sains yang berjudul "Wet Alarm for Baby" 

Uniknya pembuatan karyanya tersebut berdasarkan pengalaman real yaitu ketika wali kelas Bram yang sering absen karena bayinya sering sakit akibat ruam popok. Biasanya anak bayi akan menangis saat pipis atau popoknya basah, nah si bayi ini gak rewel sama sekali jadilah si ibu tidak mendapatkan tanda ketika popoknya basah di malam hari.

Dari situlah Fira dan Bram membuat alarm yang bisa memberitahukan orangtua si bayi ketika popoknya basah sehingga bisa segera diganti. Mereka membuat alarm dari bel pintu rumah dan diberikan sensor untuk memberikan notifikasinya. Kreatif sekali ya anak-anak ini.

Saat megikuti KJSA Fira masih duduk di bangku kelas 6 SD, tapi saat ini dia sudah berkuliah di Universoty of California, Berkeley jurusan Astrofisika. Berbekal kemenangannya di KJSA pertama dia juga banyak melakukan percobaan lainnya yang membuatnya diundang diberbagai tempat bahkan sampai ke NASA.


Peluncuran buku KJSA



Di akhir acara PT. Kalbe farma meluncurkan buku KJSA dengan judul "Membuat Karya untuk Hidup Lebih Baik" yang isinya kumpulan karya-karya peneliti cilik yang mengikuti KJSA sejak tahun 2011 sampai 2018 lalu. Allhamdulillah saya mendapatkan bukunya, bisa dipelajari untuk memacu anak-anak menciptakan karya sains berbasis digital.




Cara Mengikuti KJSA 2019


Buat teman-teman yang ingin mendaftarkan putra-putri maupun keponakan yang bersekolah di SD dan SMP bisa loh di KJSA 2019 ini sudah dibuka sejak 18 Juli - 15 September nanti.  Selanjutnya akan dilakukan penjurian dan bagi mereka yang terpilih akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti mentoring.


www.kalbe-kjsa.com | kjsa@tempo.co.id | 021-5360409 (Ext.314). 

No comments