Powered by Blogger.

Mudahnya Instalasi Bel Pintu Wireless

"Mbak...kemarin ada di rumah gak? aku ke rumah lho tapi gak ada yang keluar udah dipanggil-panggil padahal motor sama mobilnya ada di dalam"

Kasus kaya gini gak sekali aja, malah kadang ada kurir yang nunggu lama di depan rumah, saya taunya karena pas ke teras, duh kasian amat ya. Kalau tamunya bawa hp sih lebih mudah, mereka bisa langsung telpon atau wa kasih info ada di depan rumah. Rumah kami gak besar-besar amat kok, cuma memang mungkin desainnya agak tertutup jadi suara-suara dari luar kurang terdengar apalagi kalau lagi di dalam kamar. Maklumlah jalan depan rumah agak ramai jadi gak nyaman kalau lagi nonton atau  telpon nanti terganggu makanya waktu renov dibuat seperti itu.

Ada yang saranin pakai bel aja di luar jadi bisa terdengar kalau ada tamu. Tapi saya mikirnya ah repot instalasinya nanti jadi ada kabel-kabel, belum lagi kalau belnya nanti dibuat mainan anak-anak yang lewat malah terganggu. Eh suami bilang katanya bisa pakai bel wireless atau nirkabel jadi gak perlu instalasi tinggal pakai aja.



Wah saya langsung tertarik dan waktu googling saya menemukan wireless Doorbell 1 Remote dari Idealife. Saya pikir harganya mahal karena wireless, ternyata harga Rp165,000 masih tergolong standar lah untuk bel pintu tanpa kabel. Kebetulan sekali di webnya sedang ada promo jadi harga yang perlu dibayar cuma Rp129,600 aja.

Spesifikasi Wireless Doorbell 1 Remote Idealife


Saya langsung kepoin spesifikasi belnya yang tertera di web :

  • Ada 36 nada lagu pilihan
  • Volume control tersedia dalam speaker
  • DC (Battery) untuk speaker
  • Remote control yang tahan air
  • Jangkauannya mencapai 100 meter, cukuplah untuk rumah saya yang imut
  • Built in 29mm loud speaker
  • 1x 12V 23 A battery sudah termasuk di dalamnya
  • Pemasangannya mudah
  • watt-nya 1.5

Instalasi Wireless Doorbell 


Akhirnya paket bel pintu nirkabel yang saya tunggu-tungu datang juga. Gak sabar mau unboxing dulu deh. Kemasan saat pengiriman aman, karena pakai dus dan dilengkapi dengan bubble wrap atau plastik pengaman khusus supaya produk yang dikirim tidak rusak dalam perjalanan pengiriman.

Dalam satu kemasan terdiri dari 2 buah alat yaitu remote control yang berperan sebagai tombol bel dan powernya yang dicolok pada listrik. Pengaturan volume dan pemilihan nada lagu dilakukan pada kotak tersebut. Oh ya saya gak perlu membeli baterai lagi karena sudah include di dalamnya.



Saking mudahnya instalasi bel wireless ini, saya pun bisa lho memasangnya sendiri tanpa harus minta bantuan suami yang belum pulang kerja. Setelah powernya di colok pada stop kontak, remote controlnya tinggal ditempat saja di tempat yang diinginkan karena sudah tersedia double tape untuk memudahkan pemasangan. Sempat bingung juga sih, nanti kalau hujan remote-nya basah apa gak jadi rusak? tapi setelah saya baca lagi dengan seksama spesifikasinya mengatakan tahan air, baguslah kalau begitu.

Waktu mencoba pertama kali saya agak kaget juga karena suaranya kencang sekali, ternyata volumenya maksimal banget hihihi. Asyik lah kalau ada tamu di luar bisa langsung terdengar apalagi kalau sedang di kamar mandi.



Keuntungan lainnya menggunakan wireless doorbell adalah gak perlu narik-narik kabel dan memasang instalasi listrik. Gak perlu pasang baut dan melubangi plafon untuk menempatkan kabel di dalam agar tidak terlihat dari luar. Semuanya serba praktis pokoknya.


Tips Aman Menggunakan Bel Pintu


Setelah terpasang bel pintu wireless, kami di rumah makin terbantu karena gak khawatir lagi ada tamu yang datang tanpa terdengar. Tapi, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saya juga membuat aturan sendiri saat terdengar bel berbunyi diantaranya yaitu :

Jangan langsung membuka pintu rumah

Saya sebenarnya kurang suka kalau ada tamu yang langsung membuka pintu pagar sendiri lalu mengetuk pintu rumah. Selain tidak sopan karena masuk lahan, kadang kami kaget juga kalau tiba-tiba ada orang di depan pintu. Makanya kami selalu mengunci pintu pagar supaya tamu gak bisa langsung masuk hihihi, ini sih bentuk prekteksi kami aja.

Nah, ketika bel pintu berbunyi sebaiknya jangan langsung membuka pintu rumah terlebih dahulu. Saya akan mengintip dulu dari jendela siapa yang datang supaya bisa selalu waspada. Kadang-kadang hanya orang iseng saja yang menekal bel.


Cabut power jika tidak dibutuhkan

Saat bepergian atau memang sedang tidak ingin diganggu misalnya sedang ibadah cabut saja powernya. Jadi saat ada yang iseng menekan remote control, bel tidak akan berbunyi dan menganggu.

Jika perlu di malam hari bel pintu juga tidak perlu diaktifkan, karena saya berpendapat kalau memang ada tetangga atau keluarga datang karena urgent akan menghubungi kami lewat telpon.

Cek baterai

Secara rutin cek baterai yang terdapat pada remote control, karena daya akan melemah saat baterai sudah akan habis sehingga bisa menganggu signal yang mengakibatkan bel tidak berbunyi.

Nah, teman-teman tertarik juga menggunakan bel pintu nirkabel? Bisa membeli produk Idealife di web, market place, atau toko online terkemuka.  Di sana juga berbagai produk rumah tangga lainnya tersedia.

www.idealife-online.com | Instagram : @idealifeonline | LINE : idealifeonline



Tips Menikmati Wisata Tematik Kampung Eropa Dvoyage Bersama Teman

Make voyages, attempt them, there's nothing else- Tennesse Williams



Buat saya jalan-jalan bersama keluarga, berdua suami, atau dengan teman-teman masing-masing punya pengalaman yang tidak terlupakan. Tiap pilihan ada suka dan dukanya, tapi semuanya harus dibawa happy. Liburan bersama keluarga sudah pasti tau sama tau kebiasaan masing-masing.


Pilih Teman Yang Asyik 


Kalau liburan bersama teman tentunya harus bisa memilih teman yang asyik dan bisa saling mengerti satu sama lain. Teman yang asyik di sini artinya yang mempunyai minat dan kebiasaan yang sama ke suatu tempat yang akan didatangi. Teman tersebut bisa saling melengkapi satu sama lain jadi gak memaksakan kehendaknya sendiri. 





Sudah beberapa kali saya berlibur bersama teman semuanya menyenangkan, baik liburan dengan menginap ataupun tidak. Baru-baru ini saya dan ketiga teman baik yang dipertemukan di salah satu event gadget, akhirnya bisa jalan-jalan bareng lagi.


Pilih Tempat Berlibur


Tentukan tempat berlibur yang akan didatangi bersama teman, pastikan semuanya bisa menikmati suasana yang menyenangkan dan tidak ada keterpaksaan. Karena keterbatasan waktu kami berempat yang dipenuhi aktivitas berbeda, makanya kami memutuskan untuk jalan-jalan di lokasi yang dekat saja dulu.

Akhirnya kami memutuskan ke Dvoyage Bogor, alasannya karena supaya Evrina, salah satu teman kami bisa ikutan juga tanpa harus meninggalkan pekerjaannya (maklum waktu itu hari kerja) dan anak-anak pun bisa ikut karena masih liburan sekolah.

Oh ya beberapa waktu tahun yang lalu kami pernah ke Alive Museum and Alive Star Ancol bersama-sama juga, hanya bedanya waktu itu hanya Evrina yang membawa anak, sedangkan saya , Imawan, dan Dewi perginya lenggang kangkung.

Next time kami akan merencanakan perjalanan yang lebih jauh lagi bersama, Aamiin.




Datang Lebih Awal


Beberapa teman yang sudah dekat dengan saya, mungkin mereka tahu kebiasaan saya yang selalu datang lebih awal dalam kegiatan apapun, dan ini pun saya terapkan ketika berlibur bersama keluarga. Maksudnya supaya di  lokasi yang dikunjungi belum terlalu padat pengunjung. Allhamdulillah teman-teman mau mengerti dan ikut dengan schedule yang biasa saya jalani.

Waktu itu kami tiba di DVoyage tepat jam 09.00 di mana kami bisa langsung membeli tiket dan masuk ke lokasi dan bisa berfoto tanpa gangguan orang-orang yang lalu lalang. Malah sebelumnya kami bisa sarapan bersama terlebih dahulu di jalan sambil menunggu Dvoyage buka.


Bawa Perlengkapan Yang Dibutuhkan



Berhubung jalan-jalannya bareng teman, supaya bisa berfoto bersama dengan nyaman jangan lupa bawa tripod agar tidak perlu repot-repot minta bantuan orang lain ketika akan berfoto.


Enaknya jalan ramai-ramai begini bisa saling bantu dan menjaga, misalnya mau ke toilet ada yang jagain tas atau saat anak-anak sholat ada yang menjaga juga. Tapi, yang paling enak itu kalau mau foto bisa saling bergantian apalagi kalau saya mau foto bertiga dengan anak-anak ada Imawan, ahlinya yang mau fotoin kami hihihi.


Atau saat Alvin ketagihan naik Kano, ada Om Awan yang mau nemenin naik lagi, pokoknya saling membantu satu sama lain.




Bawa Botol Minum Sendiri


Oh ya memasuki area Dvoyage pengunjung dilarang membawa makanan dan minuman dalam kemasan, tetapi kami diperbolehkan membawa botol air minum sendiri dari rumah. Ingatkan juga teman-teman akan informasi tersebut supaya mereka bisa minum jika haus dan tidak terjadi dehidrasi.


Booking Hotel Jika Diperlukan

Waktu kami ke Dvoyage hanya menikmati suasana pagi hingga sore hari saja, padahal suasana malam hari tidak kalah bagusnya untuk foto-foto lho. Sayang sekali kami tidak bisa menginap hari itu jadi sore hari sudah harus kembali ke rumah masing-masih.

Tapi, jika teman-teman ingin menginap di sana, banyak kok Hotel di Bogor yang bisa dijadikan tempat bermalam tinggal pilih saja melalui aplikasi Pegipegi. Apalagi teman-teman sudah gajian bukan sekarang? :-D ada diskon hotel sampai dengan Rp1,5000,000 dan penawaran special sampai dengan 15% yang cuma bisa dilakukan via aplikasi Pegipegi! Jangan kelewatan periode bookingnya ya untuk mendapatkan pensawaran diskon yang menarik tersebut.

Ada referensi hotel yang nyaman dari saya nih, di The 101 Bogor Suryakencana letaknya di jalan Suryakencana. Selain interiornya yang bagus, kamar di sana juga mempunyai balkon dan kolam renang yang lumayan enak buat berenang bersama keluarga. Jadi, teman-teman dari Dvoyage malamnya bisa sekalian menginap, lalu keesokannya bisa menikmati suasana sejuk di Kebun Raya Bogor karena letaknya tidak terlalu jauh dari sana.


Tentang DVoyage


Nah, kalau tadi beberapa tips berlibur bersama teman, sekarang saya kasih tau ya tentang Dvoyage tempat kami menikmati kebersamaan beberapa waktu lalu.

DVoyage adalah tempat wisata tematik kampung eropa yang bisa dijadikan tempat berselfie ala-ala seluar 1,5 hektar. Terdapat banyak mural-mural yang dijadikan sebagai spot foto dan background lainnya yang menarik layaknya seperti sedang berada di Eropa seperti Paris, Venice, Belanda, dan lain-lain.

Wisata tematik yang baru diresmikan pada bulan April 2018 lalu ini lokasinyanya ada di Nirwana Residence dan tidak terlalu jauh dari pintu tol Bogor bagi mereka yang membawa kendaraan sendiri. Teman-teman yang naik kendaraan umum bisa menggunakan kendaraan online dari stasiun Bogor atau terminal Baranangsiang.

Tiket masuk :
Rp25,000 (weekeday)
Rp35,000 (weekend)

Jam buka :

09.00-17.00 (weekday)
09.00-19.00(weekend)


Dvoyage bukan cuma tempat wisata selfie saja, tapi juga tersedia wahana permainan untuk anak dan remaja seperti Labirin, memanah ala Robin Hood, dan lain-lain.



Next, teman-teman ada yang mau jalan-jalan bareng saya? :)

Program Reward Untuk Pelanggan JNE Melalui JLC Award

Naik mobil boongan kaya gini aja udah seneng banget ya sis?  Harus sambil senyum dong, masa gak malu sama tagline JNE yang ada di bagian bawah mobil. Senyum itu juga ibadah loh, daripada liat muka orang jutek, asem lihatnya :) 

ASUS ZenBook 13,14,15 Paling Ringkas Di Kelasnya Yang Menunjang Kreativitas Dan Aktivitas Penggunanya

I do indeed write in the road. My laptop goes with me everywhere - Nora Roberts

Bagi pecinta novel mungkin kenal ya dengan Nora Roberts, beliau adalah penulis novel roman asal Amerika yang sudah menghasilkan lebih dari 200 judul buku. Nora Roberts aja bawa laptop kemana-mana untuk menuangkan idenya ke dalam tulisan saat berada di manapun lebih cepat, saya pun juga gak mau kalah dengan beliau dong.