Thursday, November 16, 2017

Masakan Lezat dan Sehat Bersama Masako

Kenalkan, kami ini TIM MICIN :). Ya seperti ini julukan kami di kantor. Awal mulanya karena sama-sama suka makan camilan yang mengandung micin. Mungkin ada yang heran yah, diantara kami ini ada yang berprofesi sebagai dokter lho, tapi mereka santai saja kok mengonsumsi makanan ini, yang penting dalam kadar sewajarnya.

Tim Micin :)


Katanya kalau makan micin bisa bikin bodoh. Memang ada yang salah ya dengan micin? kok sampai dijudge mengerikan begitu. Micin yang dikenal dengan MSG atau Monosodium Glutamat mengadung asam glutamat dan asam amino yang diperlukan oleh makhluk hidup sebagai penyusun protein atau sebagai kerangka mokelul-molekul penting dalam tubuh. Nah, asam glutamat ini juga terkandung di dalam sumber makanan alami lho seperti tomat, ikan, daging, susu, sayuran, keju, bahkan di dalam ASI sendiri mengandung glutamat sebesar 190mg.100g.

Informasi aja sih kalau MSG masuk dalam kategori Umami, yaitu salah satu dari 5 rasa dasar yang ada. Memang di Indonesia lebih dikenal dengan MSG daripada umami. Selama ini mungkin kita hanya mengenal 4 rasa dasar saja ya. 



Rasa dasar umami ini ditemukan oleh Dr. Kikunae Ikeda pada tahun 1908. Awal mulanya beliau meneliti rasa kaldu rumput laut (kombu dashi), yang ternyata di dalamnya mengandung glutamat. Jadilah rasa tersebut dinamakan umami atau  rasa gurih.


Berkunjung Ke Dapur Umami


Bicara soal MSG, tentunya sudah tahu dong dengan Masako, salah satu produk penambah cita rasa dari Ajinomoto dalam bentuk kaldu. Beruntung sekali saya dapat berkunjung ke PT. Ajinomoto, tepatnya ke Dapur Umami di daerah Sunter, Jakarta pada hari Rabu, 8 November 2017 lalu.

Sekitar jam 7 saya sudah tiba di lokasi, bayangan saya kalau berkunjung ke pabrik itu akan ketat. Karena punya pengalaman harus menunggu di pos security. Ternyata, tidak seperti yang saya bayangkan sebelumnya. Saya sudah disambut oleh security dan dipersilakan untuk menunggu di lobby atau kantin. Prosedur untuk masuk ke sana, pastinya sama dengan pabrik-pabrik lainnya ya, yaitu meninggalkan kartu identitas.


Masuk ke dapurnya, waaah langsung takjub dengan ruangan yang besar sekali. Ditambah lagi dengan peralatan masak yang lengkap dan modern. Kalau saya punya dapur sebesar ini, mungkin bisa lebih rajin masak :-D.

Di Dapur Umami kami juga  menghadiri talkshow mengenai Lezat Bernutrisi Bersama Masako Untuk Anak Obesitas. Pada kesempatan tersebut turut hadir Mbak Yani Heryani (Brand Manager Masako), Mbak Eurli Asria (Section Brand Manager), Bapak Haris (PR Manager Ajinomoto), Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.KEs (Ahli Gizi dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia), dan Chef Princess Yunita (Chef dari Masako-Ajinomoto).

Tentang Masako


Kita selalu diingatkan untuk selalu mengonsumsi makanan sehat, tapi biasanya masakan sehat itu similiar dengan rasa yang tidak enak. Mungkin karena kurang bumbu, atau penguat rasa ya. Menurut Mbak Yani, bisa lho membuat masakan yang enak, lezat, dan sehat sekaligus. Caranya adalah dengan menambahkan penguat rasa dalam makanan. Di sini lah peranan masako dalam memasak menjadi penting bagi para ibu. Karena di dalamnya sudah mengandung penguat rasa, berbagai bumbu pilihan, dan ekstrak daging yang biasa juga disebut kaldu.



Masako adalah bumbu ekstrak daging ayam/sapi yang dibuat dengan  perpaduan tepat antara daging segar berkualitas, bumbu, dan rempah pilihan.

Jadi, gak ada salahnya bukan menambahkan Masako ke dalam masakan. Karena Masoko mempunyai keunggulan selain praktis, ekonomis juga dapat digunakan untuk menu berkuah, tumisan, dan gorengan. Selain itu Masko juga merupakan bumbu kaldu no 1 di Indonesia yang terbuat dari bahan alami yang lengkap.

Terdapat dua macam rasa Masako yaitu ayam dan sapi. Bentuknya ganule/powder/bubur yang dalam 1 butir sudah mengandung semua bahan baku yang sudah dikemas berupa plastic berlaminasi. Kalau saya biasanya menambahkan Masako saat membuat sayur supaya anak-anak makin lahap makannya.


Eurli Asria
Oh yah, setiap daging ayam dan sapi yang digunakan untuk membuat Masako sudah mendapatkan sertifikat HALAL dari Majelis Ulama Indonesia, dan sudah lolos uji kualitas mikrobiologi dan kimia. Pembuatan produk dari Ajinomoto ini dilakukan di dua tempat yaitu Mojokerto dan Karawang. Teman-teman bisa melihat sendiri lho proses pembuatan Masako secara langsung melalui live streaming di http://masakolivestream.ajinomoto.co.id/proses-masako.html.


Mengenal Ajinomoto


Di Indonesia kita mengenal rasa gurih lewat micin, salah satu produk yang sering digunakan adalah Ajinomoto. Komposisi MSG yang dibuat oleh Ajinomoto terdiri dari Asam Glutamat(78%) + Natrium(12%) + Air(10%). Nah untuk mengetahui cara pembuatannya bisa dilihat dari gambar di bawah ini.


Dalam gambar terlihat bahan baku pembuatan berasal dari tebu, tapi sebenarnya jagung, singkong, sagu pun dapat digunakan untuk membuat MSG. Karena pembuatan Ajinomoto berada di daerah Mojokerto, yang banyak tumbuh tebu, makanya dipilih tebu sebagai bahan bahu pembuatannya.

MSG adalah BTP Penguat Rasa yang yang diizinkan dengan batas maksimum penggunaan "secukupnya" (sewajarnya sesuai dengan tujuan penggunaannya).


Keamanan MSG

Sadar tidak, kalau makanan diberi penguat rasa hasilnya akan menjadi lain rasanya. Ya, rasanya akan menjadi lebih enak, dan gurih. Tapi masih banyak orang yang ketakutan dan anti menggunakan MSG, karena bisa berisiko muncul beberapa penyakit.

BPOM menjelaskan bahwa penggunaan MSG sebagai penguat rasa memiliki Acceptable Daily Intake (ADI) not specified, yaitu boleh dikonsumsi setiap hari dalam jumlah wajar tidak menimbulkan bahaya terhadap kesehatan. Dan, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa MSG dapat merusak usus, lever, ataupun menyebabkan sakit maag.

Bapak Haris Fadhillah


Bapak Haris, menjelaskan bahwa MSG boleh digunakan secukupnya sekitar 0.2 - 0.8% dari volume makanan. Namun, pastinya takaran ini akan berbeda setiap orang, tinggal disesuaikan saja rasanya dengan lidah kita.

MSG dapat digunakan saat persiapan (marinate), saat memasak (menumis masakan, diberikan diakhir waktu memasak), atau sesaat ketika makanan akan dihidangkan (diberikan di mangkuk bakso atau soto).


PT Ajinomoto Indonesia sebagai produsen penyedap rasa Ajinomoto dan Masako juga memproduksi bumbu penyedap lainnya yaitu :

  • AJI-NO-MOTO “penyedap rasa”
  • Sajiku “bumbu praktis siap saji”
  • SAORI “bumbu masakan Asia”
  • Mayumi “mayonanaise yummy”
  • Delito “saos pasta”


4 dari 5 bumbu penyedap tersebut sudah pernah saya gunakan saat memasak di rumah. Ternyata saat ini ada produk terbarunya yaitu Delito sebagai saos pasta. Wah makin lengkap, dan praktis saja kalau mau memasak buat keluarga di rumah nih.

Obesitas Pada Anak

Tiba waktunya dokter Rita sebagai Tim Komite Ahli Pengendalian Obesitas Tingkat Nasional, menyampaikan informasi mengenai cara menangai obesitas pada anak. Dokter Rita juga bertanggung jawab untuk mengerem laju obesitas pada anak-anak di Indonesia. Memang sulit untuk menurunkan angka tersebut, tetapi setidaknya bisa direm dan tidak bertambah menjadi lebih banyak lagi.


Teknologi makin berkembang dan memberikan dampak positif serta negatif untuk kita termasuk anak-anak. Makin banyak anak mager di rumah bermain gadget, kurang aktivitas fisik ditambah sambil ngemil makanan, sehingga membuat berat badannya bertambah dan menyebabkan obesitas.

Obesitas adalah adanya tumpukan lemak yang sangat tinggi di dalam tubuh dan menyebabkan berat badan berada di luar batas ideal.

Untuk itu dokter Rita mempunyai strategi penurunan berat badan anak gemuk. Prinsipnya berat badan ideal adalah adanya energi yang seimbang baik dari makanan yang masuk dan aktivitas yang dilakukan oleh anak. Ayo, mulai sekarang ajak deh anak-anak melakukan aktivitas fisik, jangan cuma nonton TV saja.

Sebenarnya faktor obesitas bukan karena kurang aktivitas saja, tetapi ada faktor lain  seorang anak memiliki berat badan berlebih yaitu :
  • Saat hamil, ibu memiliki berat badan yang berlebih sehingga akan mempengaruhi jumlah lemak pada janin.
  • Pemberian susu formula usia 0-6 bulan juga berpengaruh pada bayi sehingga mempunyai risiko obsitas lebih besar.
  • Memberikan makanan padat terlalu diri yang mengandung tinggi gula dan lemak.

Beraneka ragam makanan dikonsumsi oleh anak-anak, namun konsumsi sayur dan buah masih kurang dan tidak sesuai dengan gizi seimbang sehingga dapat menyebabkan obesitas. Lingkungan termasuk orangtua, guru, teman juga belum menjadi role model yang baik baik anak. dalam mengonsumsi makanan sehat. Padahal sayur mengandung vitamin, mineral, serat yang memiliki peranan penting dalam menjaga metabolisme lemak.

Salah satu faktor anak tidak suka makan sayur adalah, sejak dini tidak diperkenalkan rasa makanan satu persatu, melainkan semua makanan dicampur atau diaduk menjadi satu dalam bubur pada makanan padat pertamanya. Untuk itu sebagai orangtua harus bisa mengolah sayuran yang enak agar anak mau mengonsumsinya dengan tetap mengurangi olahan makanan yang lain yang tinggi lemak.

Untuk itu, dokter Rita menjelaskan diet REST (Rendah Energi Seimbang dan Teratur) pada anak dan remaja agar terhindar dan menurunkan obesitas. Menurut beliau, pada anak-anak tidak memungkinkan untuk menurunkan berat badannya, tetapi harus menjaganya agar  tidak naik, karena anak masih dalam tahap perkembangan dan otomatis akan mengalami kemajuan dalam  hal tinggi badan.


Cooking Demo

Apapun makanan yang kita makan, konsumsilah dengan bijak.  Karena tidak ada makanan yang jelek kalau padu padannya tepat. Chef Yunita mendemokan dua menu resep masakan pada kami yaitu Brokoli Saur Telur Asin dan SiomayJamur Masako. Pastinya kedua resep ini menggunakan masako sebagai penyedap rasanya. Chaf juga memberikan tips-tips berguna seputar memasak yang dapat dipraktikkan di rumah. 

Chef Yunita Princess

Tips dari Chef Yunita dalam memasak sayur yang renyah tetapi nutrisinya tetap terjaga. Pernah kan melihat brokoli yang sudah layu saat akan disantap? Nah, itu tandanya salah mengolahnya yang salah. Caranya adalah dengan merebus sayuran tidak terlalu lama, cukup 1-2 menit saja agar tetap crunchy. Saat merebus air untuk membuat sayur gunakan api besar kemudian masukkan bumbu. Dibuat enak terlebih dahulu rasanya sebelum memasukkan sayurannya. Oh ya untuk menghindari kotoran dan ulat, sebaiknya mencuci sayuran pada air mengalir ya, jangan direndam pada sebuah tempat karena kotorannya masih menempel pada sayuran tersebut.

Perlu diingat juga dalam membeli sayuran harus memperhatikan hal berikut ini :
  • Warna yang cerah, karena dari warna ini akan mempengaruhi kualitas rasanya. Pantas saja terkadang ada sayuran yang harganya lebih mahal, tapi warnanya masih terlihat segar.
  • Bentuk. pilih sayuran yang bentuknya masih utuh, atau mulus. Jika ada sedikit saja lubang, kemungkinan ulat dapat masuk ke dalam sayuran tersebut.
  • Pilih sayuran yang segar dan tidak layu.


Nah ini dia hasil masakan Chef Princess Yunita, siomay jamur masako dan brokoli saus telur asin. Hmmm rasanya enak, makin lahap deh anak-anak makannya kalau begini.


Oh ya untuk inspirasi resep-resep bisa dilihat di Dapur Umami ya. Resep siomay jamur seperti yang dibuat Chef Princess Yunita juga ada disana, hanya saja dimodifikasi sedikit. Pada resep asli siomay disajikan dengan digoreng, sedangkan Chef Yunita membuatnya siomay kukus sesuai dengan materi hari itu yaitu menyajikan masakan yang enak, lezat dan sehat untuk anak obesitas. Bagi anak obesitas memang lebih baik mengonsumsi makanan yang dikukus atau rebus saja dibandingkan dengan makanan yang digoreng.

Cooking Challenge

Setelah melihat cooking demo, akhirnya kami pun ikut serta cooking challenge. Setiap kelompok terdiri dari 5 orang dan harus memasak menu bayam mentega. Semua bahan dan resep masakan sudah disediakan.

Tim saya terdiri dari saya sendiri, Istiadzah, Retno De, Desy, dan Indri. Kami saling bekerja sama untuk menyelesaikan tantangan dan menghasilkan makanan yang enak, lezat, juga sehat. Taraaaaa masakan kami pun jadi. Pssst sebenarnya rasanya agak asin nih, tapi tetap saja makanannya ludes dimakan oleh kami :)


Tidak masalah membuat sedikit kesalahan, yang penting mau memperbaikinya ketika akan memasak lagi. Banyak berlatih maka akan terbiasa menghasilkan hidangan yang lezat dan sehat untuk keluarga.

Walaupun kalah tetap cantik kan , eh maksdunya semangat belajar lagi

Sebagai pemenang tantangan memasak jatuh pada tim Jamur. Menurut chef Yunita, dari tampilan massakan semuanya sudah bagus, yang membedakan adalah rasa asinnya saja.

Tim Jamur, pemenang cooking challenge

Masak Apa Hari Ini?

Pagi hari sebelum beraktivitas anak-anak memerlukan energi, untuk itu penting sekali sarapan untuk mereka. Rutin sarapan bagi anak-anak bisa memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya. Selain itu juga dapat menjaga berat badan yang sehat sehingga anak bisa berkonsentrasi di sekolah. Nah, bagi anak obesitas dengan melakukan sarapan secara rutin dapat membantu proses awal metabolisme karena pembakaran kalori menjadi lebih efisien selama sepanjang hari.

Karena waktu yang terbatas untuk menyiapkan sarapan, biasanya saya membuat makanan yang praktis saja. Pagi ini saya membuat spaggeti aglio olio kesukaan anak-anak. Biasanya mereka lahap sarapannya. Untungnya saat ini sudah ada bumbu Delito yang dapat membantu saya menyiapkan spaggeti dengan cepat. Tinggal menumis bumbunya saja lalu spaggeti dimasukkan dan diaduk, jadi deh.


Mau makan enak? Hidup Sehat? Ya Masako aja :)

Informasi gizi bersama nutrisionist Masako https://www.facebook.com/ASLIMasako/
Informasi resep mudah, menyenangkan, dan menyehatkan Dapurumami.com

12 comments:

  1. Produk Ajinomoto semua udah aku pakai kecuali Delito. Krn baru kali yah tapi yg juara di hati sih tetap Masako

    ReplyDelete
  2. Jadi rajin masak nih kalo ada Masako dan kawan2nya di rumah karena masaknya lebih praktis dan tentunya enak.

    ReplyDelete
  3. Sedih ih gak bisa ikutan acara ini. Aku biasanya pakai Sajiku Nasi Goreng untuk bikin sarapan nasi goreng. Praktis dan enak.

    ReplyDelete
  4. Seru ya mba jadi coat tambahan ilmu Dan tentunya msg Aman utk di gunakan pada masakan

    ReplyDelete
  5. Mwahaha tim micin. Tapi aku suka banget sama saori ama sajiku, paling pas deh buat yang butuh cepet ala emak2 rempong kek aku gini

    ReplyDelete
  6. Aku jarang masak pake bumbu penyedap bubuk itu. Tp kalo saori saos tiram sih andalan buat tumis kangkung. Hehe

    ReplyDelete
  7. Kapan-kapan mau coba ah masak bayam mentega, semoga anak2ku suka. Biasanya cuma dibuat sayur bening aja kalo bayam :)

    ReplyDelete
  8. Aku mau dong gabung ama tim mecin..hahaha

    ReplyDelete
  9. jamgan salahkan micin terus ya mbak. Sesekali saya masak menggunakan beberapa produk di atas loh. Bikin bakwan aku pakai masako ayam. Yg sering sih saori buat tumis tumisan.

    ReplyDelete
  10. Nambah pengetahuan tentang Umami ini. Aku pun kadang tim micin, Bund. Wkwkwk

    ReplyDelete
  11. Masako ini terpercaya ya, Mbak.
    Bahkan bisa sampe nonton pembuatannya :)

    ReplyDelete