Wednesday, September 13, 2017

Ini Loh Yang Harus Disiapkan Saat Beribadah Ke Tanah Suci

“Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika lak"



Sebagai umat muslim tentunya sudah tidak asing lagi dengan kalimat talbiyah di atas, yang biasa dicuapkan saat menunaikan ibadah haji maupun umroh. Kalimat yang diucapkan berulang untuk memenuhi panggilanNya. Tiap mendengar kalimat ini rasanya ada rasa yang berbeda di hati. Semoga segera bisa memenuhi panggilan Mu ya Allah.




Untuk berhaji dan umroh banyak persiapan yang harus dilakukan sebelum berangkat ke tanah suci. Untuk haji pastinya harus menunggu daftar tunggu keberangkatan yang sudah bertahun-tahun. Nah, untuk umroh mungkin bisa agak cepat pelaksanannya. 

Beberapa hal yang perlu disiapkan selain dana, mental dan fisik. Selain itu niat serta keinginan kuat ini yang tidak kalah penting untuk disiapkan. Ada rasa khawatir yang didera calon jamaah haji maupun umroh saat ini yaitu wabah MERS.


Apa itu MERS


MERS atau Midlle East Respiratory Syndrome merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan y ang disebabkan oleh virus korona. 

Virus ini mulai berkembang di Saudi Arabia sekitar tahun 2012 dan penyebarannya dari unta di Timur Tengah yang positif terkena MERS.

Tanda-tanda seseorang terserang virus MERS sama dengan penyakut lainnya seperti :

  • Diare
  • Demam
  • Flu
  • Batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Muntah. 
Penyakit MERS memang agak sulit dideteksi karena sekilas tanda awal sama dengan penyakit flu. Sebaiknya sih segera memeriksakan diri ke rumah sakit supaya lebih akurat dengan melakukan uji molekular untuk mendiagnosis infeksi MERS aktif dan uji serologi untuk mengetahui tanda infeksi MERS dan mendeteksi antibodi.

Tahun ini menurut informasi Indonesia memberangkatkan lebih dari 220 ribu jemaah haji yang terdiri dari 204 ribu jemaah haji reguler dan 17 ribu jemaah haji khusus (liputan6). Pantas saja virus ini sangat menakutkan dan menjadi perhatian besar dari pemerintah, karena belum ada vaksin maupun obat yang bisa membunuhnya.



Pencegahan MERS

Jangan karena adanya wabah virus MERS, menjadikan kita takut untuk beribadah. Serahkan saja semua pada Allah, segala sesuatu karena diniatkan dengan ikhlas karena Allah pasti akan ada  jalan yang baik. Ada beberapa cara pencegahan dari diri kita sendiri untuk menghindari penularan MERS, seperti

  • Rajin mencuci tangan dengan air dan sabun, ini sih wajib banget ya bukan cuma untuk mencegah MERS tapi dari berbagai penyakit, namanya tangan pasti pegang sana sini yang belum tentu terjamin kebersihannya. Apalagi kalau mau menyentuh mata, hidung, dan mulut harus banget cuci tangan.
  • Menutup hidung dan mulut dengan tisu sewaktu batuk dan bersin, jangan lupa juga buang bekas tisunya ke tempat sampah. Masa iya mau ikut menulari virus sama orang lain
  • Jangan memakai peralatan makan yang sudah dipakai sama penederita MERS ya.
  • Kontak fisik atau bersentuhan langsung juga sebaiknya dihindari. Kalau orangnya  tersinggung gimana? ya tau diri lah siapa sih yang mau tertular.

Ibu Nila Moelek Menteri Kesehatan juga berpesan pada semua jamaah untuk menjaga kebersihan selama di Tanah Suci. Jangan terlalu dekat dengan unta untuk menghindari MERS.

Membawa Perlengkapan dan Kebersihan Diri

Banyak sekali perlengkapan yang harus dibawa untuk menunaikan ibadah di Tanah Suci, mulai dari pakaian ganti, alat sholat dan ibadah. Perlengkapan lain yang perlu dibawa untuk menjaga kebersihan diri adalah betadine obat kumur, sabun cair, dan masker yang higienis.

Betadine merupakan antiseptic dengan kandungan Povidon-iodin yang secara efektif dapat membunuh vurus dalam waktu 15 detik - Dr. Magen Eggers, Head of Experimental Virology and Department of Disinfectant Testing Laboratory.

Betadine Sabun Cair 

Sabun cair yang mengandung antiseptik, efektif melindungi kulit dari kuman penyebab penyakit. Di dalamnya juga terdapat kandungan Povidon-iodine yang berfungsi untuk membunuh virus. Jangan males mandi, seenggaknya kuman-kuman hilanglah kalau rutin mandi setidaknya dua kali dalam sehari. Apalagi cuaca panas pasti mudah keringetan dan kulit di badan menjadi lengket. Dengan rutin mandi juga menghindari dari segala macam penyakit kulit.

Betadine Obat Kumur

Untuk menjaga kebersihan tenggorokan dan waspada terhadap bakteri yang ada di dalam mulut, betadine obat kumur juga bisa digunakan setiap hari pada pagi dan malam hari. Mungkin sewaktu-waktu diperlukan juga tidak ada salahnya sekaligus menyegarkan mulut.


Sebenarnya caranya mudah ya, dalam melakukan pencegahan dari segala macam virus yang sedang menyebar. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan agar tidak mudah menular. Nah, buat yang mau melaksanakan ibadah haji maupun umroh, tidak ada salahnya membawa betadine sabun cair dan obat kumur yang juga tersedia dalam kemasan mungil cocok untuk dibawa traveling.

Selamat menjalankan ibadah haji dan umroh ya, semoga menjadi haji yang mabrur serta dapat kembali ke tanah air dengan sehat dan selamat. Tetap fokus dengan ibadah ya.

No comments:

Post a Comment