Thursday, June 22, 2017

Notebook ASUS E202, Ini Yang Saya Mau

I need to travel, of course, with my laptop, so I can do my business on the road 
 Theophilus London

Kemana pun pergi, rasanya tidak pernah saya terlepas dari laptop atau notebook, baik itu dibutuhkan atau tidak. Berbekal beberapa pengalaman saat bepergian tanpa notebook, pasti ada pekerjaan yang harus segera diselesaikan. Bisa saja saya menyelesaikannya menggunakan ponsel,  tapi tidak bisa secepat saya mengerjakan menggunakan notebook.


Dulu, gak kebayang bisa punya notebok, maklum kala itu notebook merupakan salah satu barang mewah dan harganya bisa dibilang terlalu mahal. Meski begitu saya sudah mengenal komputer sejak TK. Allhamdulilah, saat ini hampir semua orang bisa mempunyai notebook.

Notebook dan Blog

Notebook pertama yang saya miliki berat sekali untuk dibawa kemana-mana. Makanya sejak itu saya membeli netbook ASUS supaya praktis dan ringan dibawa-bawa. Dari Netbook ini saya mulai bisa belajar dan berkarya di dunia blogging.



Berawal dari keisengan melihat blog, saya pun tertarik untuk membuatnya. Berbekal modal nekat dan googling akhirnya saya bisa membuatnya sendiri. Berbagai pengalaman saya dapatkan dari ngeblog. Semua karena jasa sebuah notebook yang saya miliki.

Notebook dan Programming

Secara tidak langsung anak-anak pun mulai mengenal dan mencintai notebook. Bukan hanya untuk bermain games saja, tapi mereka belajar pemrograman. Pascal antusias sekali belajar Java. 


Notebook dan Dunia Kerja

Tidak disangka, dari kecintaan saya dengan notebook dan blog, akhirnya menyeret saya kembali ke dunia kerja. Setelah hampir 13 tahun lamanya meninggalkan dunia pekerjaan, saya berani mengambil keputusan untuk kembali ke sana. Hanya saja pekerjaan saya kali ini masih berhubungan dengan tulis menulis seperti layaknya saya sedang menulis sebuah blogpost pada blog.



Allhamdulillah, memasuki dunia yang baru tidak banyak mengalami kendala. Tim dan teman-teman yang baik dan selalu mau direpotkan. Hanya saja, saya perlu penyesuaian dan terus belajar agar bisa mengikuti alur mereka.

Notebook Ringan

Notebook dan ponsel adalah barang yang selalu saya bawa saat bepergian jauh. Keduanya  tidak bisa dipisahkan lagi. Ponsel sebagai personal hotspot untuk menghubungkan koneksi internet dari ponsel ke notebook. 

Supaya bisa dibawa kemana-mana tentu saja saya membutuhkan notebook yang ringan. Selain praktis juga ada manfaatnya dari sisi kesehatan. Terlalu sering membawa beban berat, termasuk notebook yang berat bisa mengakibatkan gangguan pada punggung seperti nyeri punggung, kelelahan otot, bahkan menyebabkan gangguan persarafan.

ASUS E202


Nah, ASUS E202 ternyata cocok dengan kebutuhan saya untuk membantu semua pekerjaan. Notebook yang berukuran seperi kertas A4 ini menggunakan prosesor Intel hemat daya, sehingga baterainya awet hingga 8 jam. Tuh kan, gimana ga cocok coba. Kerja ga perlu bawa charger notebook lagi sudah cukup dengan lamanya jam kerja. Ditambah lagi notebook ini memiliki port USB 3.1 Type-C yang bisa menghemat waktu, karena USB-nya bisa dicolok ke berbagai arah dengan colokan reversible setiap saatnya dan kecepatan transfer USB 3.1 ini lebih cepat 11 kali dibandingkan USB 2.0.

Notebook ASUS E202 sudah hadir dengan versi Windows 10 dan dos. Pilihan warnanya pun banyak seperti Silk White, Dark Blue, Lightning Blue dan Red Rouge. Kalau saya sih pilih biru dong sesuai dengan warna favorit.






Di akhir postingan tuliskan : Blog Competition ASUS E202 by uniekkaswarganti.com

No comments:

Post a Comment