Navigation Menu

Sewa Apartemen Sebagai Alternatif Hunian

Beberapa bulan lalu saya pernah menginap di Atria Hotel Gading Serpong. Bersebelahan dengan hotel, ada Atria Residence yang gedungnya tak kalah tinggi dengan gedung Atria Hotel. Atria Hotel & Atria Residence masih dalam satu manajemen pengelola yang sama. Beberapa kamar di Atria Residence juga disewakan. Dan itu membuat saya ingin merasakan juga menginap di sana. Hehe.

Yang paling saya ingat dari pengalaman menginap di Atria Hotel adalah makanannya yang enak-enak. Bukan sekedar enak lho. Tapi enak banget. Yang paling aku suka di sana adalah sosis. Entah kenapa aku bisa doyan sosis di Atria Hotel. Padahal biasanya aku ngga suka. Kalau yang paling disukai anak-anak adalah pancake. Pancake-nya itu messy banget. Empuk dan lembut, kata anak-anak.

Variasi makanan di Atria Hotel Gading Serpong memang ada banyak. Mulai dari masakan Indonesia sampai western. Yang paling keren menurut saya justru masakan Indonesia yang otentik banget. Setelah coba sosis, saya makan bubur benteng yang merupakan makanan khas di sekitaran Tangerang. Selain bubur benteng, masih ada kuliner khas lainnya, seperti gabus pucung, asinan, laksa betawi, nasi padang, dan cencuan ikan samge.

Belum semua dari jenis kuliner khas Tangerang itu saya cicipi. Karena perut saya ngga akan cukup untuk menampung semua makanan enak itu salam satu waktu. Untuk itu ada keinginan untuk coba menginap lagi, tapi bukan di hotelnya. Saya ingin coba di Atria Residence dengan kamar-kamar model apartemen yang disewakan seperti hotel.

Walau sebenarnya sewa apartemen untuk sehari dua hari juga bisa di sekitaran Jakarta atau Bekasi. Tetapi kan ngga bisa seenak di Atria Residence yang kalau ingin makan tinggal meluncur ke restorannya dan pesan makanan enak. Hehe. Kalau di apartemen biasa, saya masih harus repot masak. Bisa sih delivery order pakai berbagai fasilitas yang ada saat ini, seperti gofood. Ah tapi ngga akan bisa nemuin sensasi sarapan mewah a la hotel seperti di Atria. Hehe.

1 comment:

  1. Aku orang Tangerang tapi belum pernah nyobain bubur benteng. Enak ya? Jadi penasaran.

    ReplyDelete