Wednesday, June 17, 2015

# reportase

Ramadhan Cooking Challenge Bersama Inovasi Dapur Philips

Bulan Ramadhan telat tiba, saatnya fokus menjalankan ibadah di bulan suci yang penuh berkah ini. Menyiapkan santap sahur dan berbuka puasa untuk keluarga juga merupakan ibadah bagi seorang ibu. Konon jika kita memasak dan memakan makanan rumahan 47% dapat panjang umur. Untuk itulah Philips mengadakan acara Ramadhan Cooking Challenge di Ballroom Thamrin Nine Jakarta pada hari Senin 15 Juni 2015.

Acara Philips #InovasiDapur ini dipandu oleh Novita Angie serta menampilkan Chef Yuda Bustara yang akan mengajarkan cara mengolah hidangan istimewa yang sehat, lezat dan praktis untuk santapan berbuka dan sahur.

Chef Yuda, Mr. Erik dan Mbak Maria
Mr. Eric Van Houten selaku Head of Marketing Philips Consumer Lifestyle Indonesia menantang para ibu untuk unjuk kebolehan dalam mengolah makanan yang sehat, lezat dan praktis melalui event tahunan Inovasi Dapur Philips. Dalam memasak menurut Mr. Eric ada tiga tahapan wajib yang harus dilalui yang biasa disebut 3P yaitu :
  1. Planning (Perencanaan), Memasak apapun haruslah di rencanakan terlebih dahulu. Apa yang akan kita masak, berapa banyak masakan yang harus di masak, di hidangkan pada saat apa dan lain-lain.
  2. Preparation (Persiapan). Siapkan bahan-bahan dan peralatan masak agar proses memasak tidak buang waktu.
  3. Proses pembuatan masakan bisa langsung dikerjakan jika dua proses diatas sudah dilaksanakan dengan baik.
Sebelum peserta Ramadhan Cooking Challenge  unjuk kebolehan, Chef Yuda mempraktekkan terlebih dahulu 4 menu yang akan kami masak. Menu tersebut mewakili hidangan utama yang bisa dimakan saat berbuka puasa, hidangan santap sahur, serta tajil. Menu tersebut antara lain :

  • Nasi Briyani.
  • Quick Steam Bapau.
  • Kue Cubit.
  • Jeruk Choco.
Setelah itu peserta tantangan mulai memasak 4 hidangan yang sama seperti yang sudah diperagakan oleh Chef Yuda. Tak lupa harus mengingat 3P dalam pelaksanaan memasak. Setiap group terdiri dari 8 orang dan masing-masing meja sudah disediakan peralatan serta perlengkapan masak Philips yang bisa dipergunakan untuk memasak cepat dan praktis.




Nasi Briyani
Hidangan ini bisa disantap saat berbuka puasa maupun makan sahur dengan rasa rempah yang khas. Dengan menggunakan pressure cooker dari Philips hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk memasak. Praktis,mudah dan cepat. Selain itu kita bisa menumis di pressure cooker tersebut, jadi irit peralatan yang harus digunakan. Daging kambing yang dimasak bersamaan dengan nasi juga akan matang dan empuk.



Peralatan masak Philips yang di gunakan :
  1. Hand Blender, untuk menghaluskan bumbu nasi briyani. Menggunakan hand blender akan menghasilkan bumbu halus seperti sutra. Tidak ada percikan bumbu keluar saat proses penghalusan berjalan. Dilengkapi dengan Chopper yang bisa menghaluskan bahan makanan kasar seperti kacang-kacangan atau daging sekaligus.
  2. Electric Pressure Cooker, untuk menumis bumbu halus dan memasak nasi briyani lebih cepat, daging cepat empuk dan tidak menghilangkan cita rasa. Alat ini berguna untuk menumis, memasak nasi, baking, membuat sup, bubur, memasak daging,ikan dan lain-lain dengan proses waktu memasak singkat karena tekanan uap yang tinggi membuat masakan cepat matang. Anti lengket juga tidak membuat masakan menjadi bau. Pressure Cooker ini memiliki kapasitas besar hingga 5 Liter.

Quick Steam Bapau
Bapau yang dicontohkan oleh Chef Yuda adalah bapau yang tidak menggunakan ragi. Bapau mengembang karena baking powder. Bentuknya memang tidak begitu mengembang tapi rasanya enak sekali loh.

Peralatan masak Philips yang di gunakan :
  1. Mixer berfungsi menghaluskan tepung dan baking powder untuk membuat dough bapau. Mixer ini mempunyai tiga kecepatan untuk mengaduk dan memutar bahan adonan sehingga meringankan kita dalam mengaduk hingga menghasilkan adonan yang halus seperti yang kita inginkan.
  2. Food Steamer, untuk mengukus dough, daging ayam dan jamur sebagai isi dari bapau. Memiliki dua tinggal steamer yang bisa dimasak sekaligus. Tempat airpun terpisah dibawah hingga tidak membuat masakan terkena air. Air sisa kukusan bisa juga digunakan sebagai kuah sup.




Kue Cubit
Kue cubit yang dimasak menggunakan sandwich Maker akan terasa crispy di pinggirannya. Bisa juga dibuat setengah matang.

Peralatan masak Philips yang di gunakan :

  1. Mixer, untuk menghaluskan telur agar mengembang.
  2. Sandwich Maker, untuk membuat kue cubit seperti layaknya membuat sanwich. Dengan alat ini bisa memotong dengan rapi bahan yang dimasukkan pada sandwich maker. Hanya membutuhkan waktu sekitar 2 menit kue cubit sudah matang dan cryspy.

Jeruk Choco

Peralatan masak Philips yang di gunakan :

  1. Philips Citrus Press, untuk memeras sunkiest hingga hanya tersisa kulit jeruknya saja.
  2. Hand Blender untuk menghaluskan buah peach.

Empat menu masakan yang dimasak menggunakan produk inovasi dapur Philips.


Bisa dilihatkan wajah-wajah ceria setelah memasak 4 menu dalam waktu singkat menggunakan rangkaian inovasi dapur dari Philips. Seperti yang dikatakan oleh Mr. Eric pada kata sambutannya bahwa prilaku sehat diawali dari dapur sendiri yaitu dengan memasak makanan sendiri. Tips menyiasati memasak makanan sehat antara lain :
  • Praktekkan prinsip 3P, Planning,prepare dan proses.
  • Gunakan alat masak dari inovasi dapur Philips yang bisa membantu memasak serba praktis, cepat dan tentu saja sehat.
  • Makin betah di dapur makan makin banyak menu makanan sehat yang bisa kita sajikan untuk keluarga dengan waktu singkat.


Rangkaian Inovasi Dapur Philips lainnya bisa dilihat di
Philips Product Site philips.to/FoodPreparation
Facebook Philips Home Living https://www.facebook.com/PhilipsHomeLivingID
Twitter @Philips_ID https://twitter.com/Philips_ID


note : sumber gambar pribadi dan web philips


No comments:

Post a Comment